Jargas Bontang Bertambah 2.000 SR, DPRD Optimistis Kebutuhan Warga Hampir Terpenuhi

KALTIMPOST.ID, BONTANG - Program jaringan gas (jargas) rumah tangga di Kota Bontang kembali mendapat tambahan sambungan sebanyak 2.000 sambungan rumah (SR). Ketua Komisi B DPRD Bontang, Rustam, menyebut penambahan ini menjadi angin segar bagi masyarakat yang sebelumnya belum terakomodasi.
Menurut Rustam, tambahan SR tersebut memungkinkan cakupan layanan jargas semakin luas, bahkan mendekati kebutuhan total masyarakat. Ia menjelaskan, sejak awal pendistribusian dilakukan berdasarkan jalur pipa yang tersedia serta jumlah permohonan warga di tiap wilayah.
“Alhamdulillah dengan tambahan 2.000 SR ini, hampir semua kebutuhan masyarakat untuk jargas di Kota Bontang bisa ter-cover,” kata Rustam, (1/4/2026).
Namun demikian, Politikus Partai Golkar ini mengakui masih terdapat sekitar 1.090 sambungan rumah yang belum terlayani. Ia berharap kekurangan tersebut dapat diatasi melalui optimalisasi jaringan pipa induk yang sudah ada.
“Masih ada sekitar seribuan yang belum. Mudah-mudahan dalam perjalanan ke depan, kita bisa melakukan penyesuaian atau pengembangan dari pipa induk,” ucapnya.
Jika bantuan dari pemerintah pusat belum mencukupi, DPRD Bontang membuka peluang penggunaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) untuk memenuhi kebutuhan masyarakat terhadap jargas.
“Kalau memang belum ada bantuan pusat, sementara kebutuhan masyarakat mendesak, tentu kita pertimbangkan subsidi dari APBD,” tutur dia.
Lebih lanjut, Rustam juga menyoroti wilayah Bontang Lestari yang hingga kini belum memiliki jaringan pipa induk. Kondisi geografis yang cukup jauh dari pusat kota, yakni sekitar 329 kilometer, menjadi tantangan utama dalam pengembangan jargas di kawasan tersebut.
“Bontang Lestari memang belum ada pipa induknya, jadi perlu pembangunan jaringan baru secara menyeluruh,” terangnya.
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!




