KALTIMPOST.ID, BONTANG- Komitmen untuk menjaga keseimbangan lingkungan dan memperluas Ruang Terbuka Hijau (RTH) di wilayah kota terus digelorakan oleh Pemkot Bontang. Hal itu disampaikan Wakil Wali Kota Bontang, Agus Haris, saat menghadiri kegiatan Akar Pesisir Nusantara (AKSARA) yang digagas oleh PT Badak LNG, beberapa waktu lalu, di kawasan pesisir Berbas Pantai.
Dalam kegiatan tersebut, sebanyak 4.000 bibit pohon mangrove ditanam sebagai bagian dari upaya menjaga ekosistem pesisir dan menekan dampak abrasi pantai. Penanaman dilakukan bersama perwakilan SKK Migas, Dinas Lingkungan Hidup, Kapolsek Bontang Selatan, tokoh masyarakat, Lurah Berbas Pantai, serta komunitas lingkungan Grenova dari pekerja PT Badak LNG.
Wakil Wali Kota Agus Haris menyampaikan apresiasi tinggi kepada PT Badak LNG atas kepedulian dan konsistensi perusahaan terhadap pelestarian lingkungan. Menurutnya, kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat merupakan kunci utama dalam menjaga kelestarian alam Bontang.
“Kegiatan ini bukan sekadar menanam pohon, tetapi juga menanam harapan bagi masa depan Bontang. Pemerintah terus berupaya menjaga minimal 30 persen RTH dari total luas wilayah, dan kegiatan seperti ini menjadi wujud nyata sinergi bersama,” ujar Agus Haris.
Ia menambahkan, Pemkot Bontang terus mendorong perusahaan untuk berpartisipasi aktif dalam upaya penghijauan dan pengurangan emisi karbon. Salah satu langkah nyata datang dari PT Badak LNG, yang telah menjadi pelopor penggunaan kendaraan listrik dalam operasionalnya, sejalan dengan visi pemerintah untuk mewujudkan kota rendah emisi.
Melalui kegiatan ini, Pemkot Bontang berharap kawasan pesisir dapat menjadi benteng mitigasi perubahan iklim. Dengan kolaborasi lintas sektor seperti ini, Bontang menegaskan langkahnya menuju kota yang hijau, tangguh, dan berkelanjutan. (ADV PEMKOT BONTANG)
Editor : Ismet Rifani