KALTIMPOST.ID, BONTANG - Aspek infrastruktur menjadi perhatian Pemkot Bontang. Utamanya ruas jalan yang kondisinya mengalami kerusakan.
Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kota (PUPRK) Bontang memastikan tahun ini pengaspalan bakal menyasar Jalan Zamrut, Berebas Tengah.
Kabid Bina Marga Dinas PUPRK Anwar Nurdin mengatakan usulan ini berasal dari musyawarah rencana pembangunan (Musrenbang). Bahkan nominalnya telah tertera untuk pengerjaan tersebut. “Anggaran yang digelontorkan mencapai Rp1,5 miliar,” kata Anwar.
Panjang jalan yang dapat ditangani diperkirakan sekitar 900 meter, tergantung kondisi lapangan. Pengaspalan penuh hanya dilakukan pada ruas yang dinilai paling membutuhkan. Ia menyebut dengan nominal ada belum bisa menjangkau seluruh panjang jalan.
Selain aspal, warga juga mengusulkan perbaikan drainase. Namun, prioritas tetap pada pemulihan badan jalan. Ia pun melihat kondisi parit di wilayah tersebut cukup dangkal. Bahkan ada dinding drainase yang sudah mengalami kerusakan.
“Jadi mungkin tidak diaspal seluruhnya. Seperti setelah Kantor Kelurahan Berebas Tengah itu masih bagus kondisi aspalnya,” ucapnya.
Berdasarkan pengamatan Kaltim Post, kondisi aspal di Jalan Zamrut sudah terkelupas. Bahkan di beberapa titik terdapat potongan.
Bekas penggalian jargas dan PDAM. Hasil galian itu tidak ditutup kembali seperti awal. “Drainase tidak bisa diakomodasi karena keterbatasan anggaran,” tutur dia.
Menurutnya perbaikan ini telah sesuai dengan perencanaan yang dilakukan pada 2017 silam. Dengan lebar sekira 2,5 meter. Nantinya mengenai skema pengaspalan akan menunggu hasil rekayasa lapangan. Setelah ditetapkan pemenang tender melalui penandatanganan kontrak.
Sejatinya proyek ini sudah direncanakan untuk pengaspalan pada 2022 silam. Tetapi anggaran saat itu dialihkan ke Tanjung Laut Indah. (*)
Editor : Nugroho Pandu Cahyo