Meski tidak menimbulkan korban, kejadian tersebut berdampak langsung pada aktivitas belajar mengajar. Sejumlah ruang kelas terpaksa dikosongkan demi alasan keselamatan.
Kepala SD 007 Bontang Utara, Nurmiani, menjelaskan peristiwa itu terjadi pada 2 Januari 2026. Saat kejadian, hanya tenaga kependidikan dan beberapa guru yang tidak mengambil cuti berada di sekolah.
“Alhamdulillah anak-anak semua selamat karena memang sedang libur,” ujarnya.
Plafon yang runtuh berada di ruang kelas 4A lantai dua. Kejadian berlangsung tiba-tiba pada pagi hari, saat petugas kebersihan membuka ruangan untuk persiapan sekolah.
“Plafonnya langsung runtuh satu kelas penuh. Diduga karena hujan deras dan angin kencang pada malam sebelumnya,” kata Nurmiani.
Akibat insiden tersebut, tiga ruang kelas di lantai dua tidak digunakan sementara waktu. Dua ruang lainnya sebenarnya masih bisa dipakai, namun pihak sekolah memilih menutupnya karena terlihat adanya pergeseran material bangunan.
“Kami tidak ingin mengambil risiko. Keselamatan siswa tetap menjadi prioritas,” tegasnya.
Pihak sekolah segera melaporkan kejadian ini kepada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Bontang. Sambil menunggu perbaikan, sekolah menyesuaikan pola pembelajaran agar kegiatan belajar tetap berjalan.
Baca Juga: Arne Slot Bernapas Lega, Mohamed Salah Kembali ke Liverpool Pekan Depan!
Salah satu langkah yang diambil adalah menerapkan sistem sif untuk siswa kelas 4 dan 5. Jam pelajaran juga dikurangi dari delapan menjadi lima hingga enam jam pelajaran per hari.
“Kelas 5 masuk pagi, kelas 4 masuk siang. Semua siswa tetap terakomodasi,” jelas Nurmiani.
Selain itu, beberapa aktivitas belajar memanfaatkan ruang lain dan lingkungan sekitar sekolah.
Baca Juga: Bernardo Tavares Mulai “Bersih-Bersih” Skuad, Bek Senior Persebaya Resmi Terdepak?
Sementara itu, Kepala Disdikbud Bontang, Abdu Safa Muha, memastikan perbaikan plafon akan dilakukan pada tahun ini. Ia telah memerintahkan Kepala Bidang Pendidikan Dasar dan Menengah untuk menghitung kebutuhan anggaran perbaikan.
“Perbaikan ini untuk menjamin keamanan dan kenyamanan pelajar saat kegiatan belajar mengajar,” pungkasnya. (*)
Editor : Ery Supriyadi