Utama Samarinda Balikpapan Kaltim IKN Nasional Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan Kesehatan

Menag Nasaruddin Umar Dijadwalkan Tarawih dan Beri Tausiyah di Masjid IKN pada 2 Ramadan

Ari Arief • Jumat, 13 Februari 2026 | 11:25 WIB

TINJAU: Wamenag, Romo Muhammad Syafii meninjau Masjid Negara IKN.
TINJAU: Wamenag, Romo Muhammad Syafii meninjau Masjid Negara IKN.

KALTIMPOST.ID,IKN-Masjid negara di kawasan Ibu Kota Nusantara (IKN) dipastikan siap menyambut jamaah untuk melaksanakan ibadah salat tarawih pada awal Ramadan 1447 Hijriah/2026 Masehi. Hal ini ditegaskan oleh Wakil Menteri Agama (Wamenag), Romo Muhammad Syafi’i, usai meninjau lokasi sekaligus mengimami salat subuh berjamaah di masjid tersebut, Kamis (12/2/2026).

Peninjauan ini bertujuan memastikan seluruh fasilitas penunjang ibadah di pusat pemerintahan baru tersebut berfungsi optimal sebelum bulan suci tiba.

Romo Syafi’i mengungkapkan bahwa Menteri Agama, Nasaruddin Umar dijadwalkan hadir langsung di IKN pada awal Ramadan mendatang. Menag direncanakan akan melaksanakan salat tarawih sekaligus memberikan tausiyah di hadapan jamaah pada malam kedua Ramadan.

Baca Juga: Otorita IKN Pastikan Layanan Dasar Siap, ASN Bisa Pindah dengan Tenang

"Bapak menteri memberikan arahan khusus agar kesiapan masjid dipastikan matang. Targetnya, pada 2 Ramadan beliau sudah bisa memimpin agenda tarawih dan tausiyah di sini. Melihat progres di lapangan, Insyaallah harapan tersebut bisa terpenuhi," ujar Wamenag.

Saat ini, pengerjaan interior seperti pemasangan karpet serta penataan ruang-ruang utama sedang dalam tahap penyelesaian akhir.

Megah dengan Konsep "Sorban Tergulung"

Masjid IKN memiliki arsitektur unik yang mengadopsi bentuk sorban tergulung, dengan filosofi gerakan berputar searah jarum tawaf. Bangunan empat lantai ini dirancang inklusif dengan fasilitas lengkap, mulai dari ruang edukasi, area VIP, hingga akses ramah disabilitas seperti ramp dan lift.

Kepala Balai Penataan Bangunan Prasarana dan Kawasan (BPBPK) Kaltim, Efry Biaktama Meliala, memaparkan kapasitas dan fasilitas kawasan masjid berkapasitas raksasa, pada tahap pertama, masjid dapat menampung 29.000 jamaah, yang nantinya akan dikembangkan hingga mencapai 60.000 jamaah.

Baca Juga: Pakar Belanda Sebut IKN sebagai 'Laboratorium Hidup' Terbesar di Dunia? Ini Alasannya

Fasilitas Kawasan selain bangunan utama, terdapat menara (minaret), plaza, dan area komersial. Plaza Ramadan akan tersedia area khusus bagi 100 penyewa (tenant) UMKM, di mana 20 di antaranya berada langsung di kawasan penunjang masjid.

Tinjauan kesiapan rumah ibadah ini juga diikuti oleh sejumlah pejabat penting, termasuk Deputi Bidang Sosial Budaya Otorita IKN Alimuddin, Staf Ahli Menag Adiyarto Sumardjono, serta pimpinan wilayah Kemenag Kalimantan Timur dan Balikpapan.

Kehadiran Masjid Negara di IKN diharapkan tidak hanya menjadi tempat ibadah, tetapi juga pusat syiar Islam yang moderat dan modern di jantung ibu kota baru Indonesia.(*)

Editor : Hernawati
#salat #tarawih #IKN #ramadan #menag