
KALTIMPOST.ID, SAMARINDA - Dinas Kesehatan (Diskes) Kalimantan Timur mencatat akumulasi kasus Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) di Kaltim, mencapai 327 ribu kasus hingga Kamis (15/10). Jumlah tersebut dipastikan masih terus bertambah.
Ketua Tim Surveilans Imunisasi dan Respons KLB Dinkes Kaltim, Erwin Nursyahram Dani, mengatakan data kumulatif tertinggi ada di Balikpapan dengan 91 ribu kasus lebih, disusul Samarinda 65 ribu kasus, dan Kabupaten Kutai Kartanegara 42 ribu kasus lebih.
Baca Juga: LAPSUS: Setiap Rupiah Harus Berdampak ke Prestasi, Percasi Soroti Arah Pembinaan Atlet Kaltim
"Benar. Untuk edaran tersebut sudah beberapa hari kemarin kita update untuk informasi penambahan kasus. Data itu terus bertambah berdasarkan kunjungan di fasilitas pelayanan kesehatan di seluruh Provinsi Kaltim," kata Erwin, Sabtu (25/10).
Terkait kelompok rentan, Erwin menjelaskan data dari aplikasi Sistem Kewaspadaan Dini dan Respon (SKDR) yang terintegrasi dari pusat menunjukkan masih ada penambahan suspek ISPA sekitar 12 ribu kasus hingga minggu ke-40. "Peningkatan tren kasus dimulai sekitar bulan Juli sampai sekarang," ujarnya.
Erwin menambahkan, Diskes Kaltim telah melakukan langkah antisipasi sejak awal 2026 menyusul peringatan cuaca buruk.
Baca Juga: IKN Siapkan Business Matching, Hubungkan UMKM ke Pemodal Besar
Berdasarkan tinjauan Kementerian Kesehatan Pusat, pihaknya telah mengeluarkan surat edaran di awal Agustus dan kewaspadaan dini di akhir Agustus terkait tingkat kekeringan.
"Kami sudah berikan informasi tersebut ke 10 kabupaten/kota, memberikan edukasi dan promosi melalui zoom online bagi petugas kesehatan di Kaltim dan koordinasi harian. Tiap hari kami tetap ada laporan melalui SKDR," jelasnya.
Baca Juga: Atasi Kabel Semrawut, Bapemperda Balikpapan Godok Raperda Penyelenggaraan Jaringan Utilitas
Selain pemantauan, Diskes Kaltim juga telah turun langsung ke lapangan untuk membagikan masker kepada petugas pemadam kebakaran di kabupaten dengan kasus tinggi seperti Kutai Timur, Berau, Paser, dan Kutai Kartanegara. (*)
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!




