Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Dinas Kesehatan Kaltim Catat Penderita Ispa Capai 327 Ribu Kasus

A
Penulis: Ainur Rofiah❯
BURUK: Kondisi udara Kota Samarinda, Minggu (25/10), juga masih dikepung asap. (AINUR/KP)
BURUK: Kondisi udara Kota Samarinda, Minggu (25/10), juga masih dikepung asap. (AINUR/KP)

Advertisement

KALTIMPOST.ID, SAMARINDA - Dinas Kesehatan (Diskes) Kalimantan Timur mencatat akumulasi kasus Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) di Kaltim, mencapai 327 ribu kasus hingga Kamis (15/10). Jumlah tersebut dipastikan masih terus bertambah.

Ketua Tim Surveilans Imunisasi dan Respons KLB Dinkes Kaltim, Erwin Nursyahram Dani, mengatakan data kumulatif tertinggi ada di Balikpapan dengan 91 ribu kasus lebih, disusul Samarinda 65 ribu kasus, dan Kabupaten Kutai Kartanegara 42 ribu kasus lebih.

Advertisement

"Benar. Untuk edaran tersebut sudah beberapa hari kemarin kita update untuk informasi penambahan kasus. Data itu terus bertambah berdasarkan kunjungan di fasilitas pelayanan kesehatan di seluruh Provinsi Kaltim," kata Erwin, Sabtu (25/10).

Terkait kelompok rentan, Erwin menjelaskan data dari aplikasi Sistem Kewaspadaan Dini dan Respon (SKDR) yang terintegrasi dari pusat menunjukkan masih ada penambahan suspek ISPA sekitar 12 ribu kasus hingga minggu ke-40. "Peningkatan tren kasus dimulai sekitar bulan Juli sampai sekarang," ujarnya.

Erwin menambahkan, Diskes Kaltim telah melakukan langkah antisipasi sejak awal 2026 menyusul peringatan cuaca buruk.

Berdasarkan tinjauan Kementerian Kesehatan Pusat, pihaknya telah mengeluarkan surat edaran di awal Agustus dan kewaspadaan dini di akhir Agustus terkait tingkat kekeringan.

"Kami sudah berikan informasi tersebut ke 10 kabupaten/kota, memberikan edukasi dan promosi melalui zoom online bagi petugas kesehatan di Kaltim dan koordinasi harian. Tiap hari kami tetap ada laporan melalui SKDR," jelasnya.

Selain pemantauan, Diskes Kaltim juga telah turun langsung ke lapangan untuk membagikan masker kepada petugas pemadam kebakaran di kabupaten dengan kasus tinggi seperti Kutai Timur, Berau, Paser, dan Kutai Kartanegara. (*)

Advertisement
Editor : Dwi Restu A
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Kaltim PostIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Diare Akut Balikpapan Tembus 2.577 Kasus, Ini Kawasan yang Tercatat Paling Tnggi

Diare Akut Balikpapan Tembus 2.577 Kasus, Ini Kawasan yang Tercatat Paling Tnggi

Lonjakan terjadi pada kasus diare akut di Balikpapan. Sspanjang 2026, sudah lebih 2.500 kasus tercatat di Dinas Kesehatan Kota Balikpapan.

Karhutla Paser Melonjak, BPBD Siapkan Status Tanggap Darurat

Karhutla Paser Melonjak, BPBD Siapkan Status Tanggap Darurat

Permasalahan kebakaran hutan dan lahan di Kabupaten Paser memasuki fase serius. Bahkan, menurut data BPBD Kaltim, Paser tertinggi Agustus.

Impor Nonmigas Kaltim dari ASEAN Melonjak, Malaysia Naik 682 Persen

Impor Nonmigas Kaltim dari ASEAN Melonjak, Malaysia Naik 682 Persen

Impor dari sektor nonmigas Kaltim mengalami peningkatan signifikan. Dari berbagai negara ASEAN, kenaikan utama disokong oleh Malaysia.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer