Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Dissos Kaltim Benahi Data Penerima Bansos, Desil 1-5 Jadi Prioritas Sasaran PBIJK

A
Penulis: Ainur Rofiah❯
Kepala Dissos Kaltim, dr Jaya Mualimin, mulai benahi pendataan penerima bantuan sosial. IST/KP
Kepala Dissos Kaltim, dr Jaya Mualimin, mulai benahi pendataan penerima bantuan sosial. IST/KP

Advertisement

KALTIMPOST.ID, BALIKPAPAN – Dinas Sosial (Dissos) Kaltim menekankan pentingnya pembenahan dan pemutakhiran data penerima bantuan sosial (bansos) agar penyalurannya tepat sasaran.

Salah satu program yang menjadi perhatian ialah Penerima Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan (PBIJK) yang berkaitan dengan kepesertaan BPJS Kesehatan.

Kepala Dinsos Kaltim, dr Jaya Mualimin mengatakan, selama ini penyaluran bantuan sosial, termasuk PBIJK, masih menghadapi persoalan ketidaktepatan sasaran. Berdasarkan laporan sejumlah survei yang disampaikan Menteri Sosial, sekitar 45 persen penerima bantuan sosial dinilai belum tepat sasaran.

Advertisement

Kondisi tersebut, membuat pemerintah perlu melakukan pembenahan data penerima manfaat agar bantuan benar-benar diterima masyarakat yang membutuhkan.

"Ini sangat menarik untuk kita sampaikan kepada masyarakat agar mereka juga memahami konsep bantuan sosial yang tepat sasaran,” kata Jaya, Selasa (3/11).

Advertisement

Jaya menjelaskan, terdapat sejumlah tugas penting yang harus menjadi perhatian Kementerian Sosial bersama pemerintah daerah hingga kabupaten/kota dalam mengawali 2027. Salah satu prioritas utamanya ialah pengelolaan dan pemutakhiran data sosial ekonomi masyarakat.

Dalam proses tersebut, pemerintah akan melibatkan Badan Pusat Statistik (BPS), yang telah melaksanakan survei atau sensus ekonomi untuk mendukung pemetaan kondisi sosial ekonomi masyarakat.

“Data tersebut, nantinya dikelompokkan berdasarkan desil 1 hingga desil 10, kemudian dipetakan ke dalam Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN) sebagai basis penentuan penerima bantuan,” jelasnya.

Menurut Jaya, masyarakat yang masuk dalam kelompok desil 1 hingga desil 5 akan menjadi prioritas sasaran penerima bantuan sosial, termasuk PBIJK.

Selain bantuan iuran jaminan kesehatan, data tersebut juga menjadi dasar penyaluran Program Keluarga Harapan (PKH) serta berbagai program pemberdayaan ekonomi produktif. (*)

Advertisement
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Kaltim PostIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Kisah Bripda Gebhy: Polwan Jatanras Polda Kaltim Juara Anggar

Kisah Bripda Gebhy: Polwan Jatanras Polda Kaltim Juara Anggar

Bripda Gebhy Novitha, personel Jatanras Polda Kaltim, berhasil raih medali emas dalam turnamen anggar di Samarinda.

DPRD Kaltim Soroti Pembebasan Lahan dan Konservasi Perkebunan Kelapa Sawit

DPRD Kaltim Soroti Pembebasan Lahan dan Konservasi Perkebunan Kelapa Sawit

Anggota DPRD Kaltim Guntur soroti konflik lahan dan konservasi sawit yang merugikan masyarakat adat akibat masalah HGU dan pembebasan lahan.

BMKG Deteksi Pola Konvergensi di Kaltim, Berpotensi Tingkatkan Curah Hujan

BMKG Deteksi Pola Konvergensi di Kaltim, Berpotensi Tingkatkan Curah Hujan

BMKG) memantau adanya pola perlambatan kecepatan angin atau konvergensi di wilayah Kalimantan Timur pada Selasa (3/11/2026).

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer