PENAJAM - Seorang wanita di Kelurahan Sotek, Kecamatan Penajam, Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) mengalami musibah pada malam takbiran, Selasa (9/4). Perutnya ditikam mantan suaminya yang mengakibatkan bocornya usus dan harus segera dilarikan ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Raden Aji Putri Botung (RAPB) PPU.
Menanggapi insiden tersebut, Pj Bupati PPU Makmur Marbun turut membantu korban dengan merujuknya ke Rumah Sakit Kanudjoso Djatiwibowo (RSKD) Balikpapan. Lantaran masih kurangnya fasilitas di RSUD RAPB PPU khususnya untuk perawatan intensif pasca operasi.
“Saya minta dia segera dirujuk ke RSKD Balikpapan. Saya yang akan menjamin,” kata Marbun, sapaan akrab Makmur Marbun, Kamis (11/4).
Dirinya menjelaskan, saat ini pelaku telah diamankan oleh Polsek Penajam. Saat melakukan penikaman, pelaku bahkan mengunci korban di dalam kamar. Anak perempuan korban juga mengalami luka akibat serangan celurit dari pelaku.
“Saya bertemu dengan anak perempuannya di rumah sakit malam itu. Dia meminta bantuan, dan dia juga terluka di kakinya setelah dikejar oleh ayahnya,” jelasnya.
Makmur menjelaskan bahwa korban memiliki tiga anak. Salah satunya menemani ibunya di rumah sakit. Sementara dua anak lainnya diamankan di RT setempat. Dia telah berkoordinasi dengan instansi terkait, sebab menurutnya, insiden tersebut termasuk dalam kasus Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT).
“Saya telah memastikan agar semua urusan diselesaikan. Saya tidak akan berhenti sampai masalah ini selesai, dan saya tidak ragu untuk turun tangan langsung jika perlu,” tegasnya.
Makmur Marbun juga telah berkoordinasi dengan Kepolisian Resor (Polres) PPU untuk menangani kasus tersebut. Pelaku telah ditangkap dan akan diproses sesuai hukum.
“Saya telah berkoordinasi, meskipun sebenarnya mereka sudah bercerai. Namun pelaku enggan meninggalkan rumah,” tutupnya. (ami/kri)
Editor : Sukri Sikki