Utama Samarinda Balikpapan Kaltim IKN Nasional Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan Kesehatan

Daftar Lengkap Pemenang Anugerah Desa Wisata Kaltim 2025, Baru 120 Desa Wisata dari 841

Dina Angelina • Minggu, 14 September 2025 | 09:04 WIB
Wagub Kaltim Seno Aji memberikan penghargaan Terbaik I Anugerah Desa Wisata Kaltim kepada Pasar Pringgondani.
Wagub Kaltim Seno Aji memberikan penghargaan Terbaik I Anugerah Desa Wisata Kaltim kepada Pasar Pringgondani.

KALTIMPOST.ID, BALIKPAPAN – Dinas Pariwisata Kalimantan Timur resmi menggelar Anugerah Jambore Desa/Kampung Wisata Kaltim 2025, yang berlangsung pada 11–13 September 2025. Malam puncak penghargaan dilaksanakan pada Kamis (12/9), dan menetapkan Kampung Wisata Pringgondani Balikpapan sebagai Juara I.

Kepala Dinas Pariwisata Kaltim, Ririn Sari Dewi, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk apresiasi terhadap desa-desa wisata yang aktif dikembangkan oleh masyarakat melalui kelompok sadar wisata (pokdarwis).

“Jambore ini jadi wadah apresiasi atas inisiatif desa dalam membangun pariwisata berbasis masyarakat,” jelasnya.

Menariknya, dewan juri dalam ajang ini tidak hanya berasal dari Kalimantan Timur, tetapi juga mendatangkan ahli pariwisata dari Provinsi Bali. Selain malam penganugerahan, peserta juga mengikuti orientasi lapangan ke Bukit Mahoni, Kutai Kartanegara.

Berikut adalah daftar pemenang Anugerah Desa Wisata Kaltim 2025:

Juara I: Kampung Wisata Pringgondani – Balikpapan

Juara II: Kampung Wisata Bontang Baru Bersinar – Bontang

Juara III: Desa Wisata Tanjung Batu – Berau

Selain itu, penghargaan kategori khusus diberikan kepada:

Desa Kolaboratif: Desa Wisata Wonosari – Penajam Paser Utara (PPU)

Desa Budaya: Kampung Ketupat – Samarinda

Desa Buatan: Desa Wisata Suka Maju – Kutai Timur

Desa Rintisan: Desa Rimba Taka – Paser dan Desa Linggang Melapeh – Kutai Barat

Penghargaan diberikan langsung oleh Wakil Gubernur Kaltim Seno Aji, yang menyampaikan harapan besar terhadap perkembangan desa wisata di Kaltim.

“Anugerah ini mendorong desa agar semakin maju dan mandiri. Harapannya, masyarakat lebih memilih berlibur ke desa wisata, bukan hanya ke mal,” ujarnya.

Ia juga menyinggung dampak positif keberadaan IKN (Ibu Kota Nusantara) yang akan meningkatkan kunjungan ke desa-desa wisata di sekitar Kaltim. Maka dari itu, pembangunan dan pengembangan kampung wisata menjadi sangat penting.

Saat ini, dari total 841 desa di Kalimantan Timur, baru sekitar 120 desa yang sudah ditetapkan sebagai desa wisata.

“Ke depan, kami harap desa wisata di Kaltim bisa tumbuh menjadi desa wisata mandiri dan mendapat dukungan pengembangan dari Kementerian Pariwisata,” tutupnya. (*)

Editor : Ery Supriyadi
#Kampung Ketupat #pringgondani #seno aji #tanjung batu #Anugerah Desa Wisata Kaltim 2025