KALTIMPOST.ID, BALIKPAPAN – Libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2026 resmi berakhir pada 4 Januari. Selama periode tersebut, arus kendaraan di Tol Balikpapan–Samarinda mengalami peningkatan signifikan.
PT Jasamarga Balikpapan Samarinda (JBS) mencatat total 300.817 kendaraan melintas di Tol Balikpapan–Samarinda sepanjang periode Nataru tahun ini.
“Berdasarkan data per 3 Januari 2026, total terdapat 300.817 kendaraan yang telah melewati Tol Balikpapan–Samarinda selama periode Nataru,” ujar Direktur Utama JBS, Muhammad Taufiq.
Baca Juga: Menkeu Purbaya Perpanjang Insentif PPN Rumah, Berlaku hingga Akhir 2027
Ia menjelaskan, angka tersebut meningkat 22,51 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Kenaikan itu dipengaruhi sejumlah faktor yang terjadi bersamaan.
“Mulai dari libur anak sekolah, pelaksanaan Haul Guru Sekumpul, hingga tingginya antusiasme masyarakat berkunjung ke Ibu Kota Nusantara (IKN),” tuturnya.
Kondisi tersebut turut mendorong peningkatan signifikan pengguna jalan tol, terutama pada awal tahun. Puncak arus kendaraan tercatat pada 1 Januari 2026.
Baca Juga: Inovasi dan Adaptasi
Pada hari itu, sekitar 25.000 kendaraan melintas di Tol Balikpapan–Samarinda. “Ada kontribusi kendaraan menuju IKN dan arus liburan ke kawasan Manggar,” jelas Taufiq.
Sementara itu, untuk gerbang fungsional terbatas Jalan Tol Balikpapan–IKN, JBS mencatat sekitar 91.000 kendaraan melintas selama 16 hari operasional.
Periode tersebut berlangsung sejak 20 Desember 2025 hingga 4 Januari 2026, bertepatan dengan masa libur panjang akhir tahun.
Baca Juga: Pelindo Buka Suara soal Tongkang Batu Bara Tabrak Jembatan Mahulu Samarinda
Jumlah kendaraan tersebut masih berpotensi bertambah karena penghitungan dilakukan hingga pukul 18.00 Wita, saat fungsional terbatas benar-benar ditutup.
“Kami masih melihat ada kendaraan yang masuk. Setelah itu baru dilakukan pembersihan data,” katanya.
Selama masa operasional, rata-rata kendaraan yang melintas mencapai 4.000 unit per hari. Namun, lonjakan tertinggi terjadi pada 25 Desember 2025.
Baca Juga: Arsenal Makin Kokoh Setelah Man City Gagal Pangkas Jarak, Liverpool dan Man Utd Juga Kompak Imbang
Pada hari tersebut, jumlah kendaraan mencapai sekitar 6.000 unit, seiring pergerakan rombongan menuju Haul Guru Sekumpul di Kalimantan Selatan.
Lonjakan serupa juga terjadi pada 1 Januari 2026 dengan jumlah kendaraan yang sama. Momen liburan menjadi faktor utama meningkatnya arus lalu lintas.
“Kendaraan tersebut berasal dari dan menuju Penajam Paser Utara, Kalimantan Selatan, IKN, serta arah sebaliknya,” pungkas Taufiq. (*)
Editor : Ery Supriyadi