Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Perbandingan Nutrisi Telur Ayam vs Telur Bebek, Mana yang Lebih Unggul?

A
Penulis: Ari Arief❯

Telur ayam dan telur bebek
Telur ayam dan telur bebek


Advertisement

KALTIMPOST.ID,JAKARTA-Telur merupakan sumber protein yang berkualitas tinggi dan sangat mudah diakses. Selain harganya yang ekonomis, telur juga menjadi pilihan praktis untuk sarapan, camilan, atau sebagai pelengkap hidangan utama.

Meskipun telur ayam adalah jenis yang paling umum dikonsumsi, terdapat berbagai telur lain yang juga bisa dijadikan santapan, seperti telur bebek, telur puyuh, telur kalkun, dan telur angsa.

Dalam keseharian masyarakat, telur ayam dan telur bebek adalah dua jenis yang paling sering dikonsumsi. Hal ini memunculkan pertanyaan: apakah profil nutrisi keduanya sama, dan mana yang menawarkan manfaat kesehatan lebih baik?

Advertisement

Berdasarkan ulasan dari Healthline, artikel ini akan menguraikan perbedaan dan membandingkan kandungan gizi antara telur ayam dan telur bebek.

Profil Nutrisi Telur Ayam vs Telur Bebek

Baca Juga: Lentil, Si Mungil Kaya Nutrisi: Lawan Kanker hingga Jadi Rahasia Kesuburan Pria

Secara umum, telur merupakan sumber lemak dan protein yang sangat baik, namun memiliki kandungan serat dan karbohidrat yang rendah. Telur juga kaya akan berbagai vitamin dan mineral esensial, khususnya vitamin A, B12, riboflavin, kolin, dan selenium.

Meskipun kedua jenis telur tersebut sama-sama bergizi, telur bebek cenderung memiliki kadar nutrisi tertentu yang lebih tinggi daripada telur ayam. Nutrisi yang unggul pada telur bebek meliputi vitamin B12, zat besi, dan folat.

Advertisement

Satu butir telur bebek bahkan dapat menyediakan lebih dari 168% dari Angka Kecukupan Gizi (AKG) harian untuk vitamin B12. Vitamin B12 ini sangat dibutuhkan tubuh untuk berbagai fungsi vital, termasuk pembentukan DNA dan produksi sel darah merah baru.

Namun, terdapat keunggulan pada putih telur ayam. Bagian ini cenderung mengandung protein dalam jumlah lebih banyak, seperti ovallbumin, lisozim, dan konalbumin, dibandingkan dengan putih telur bebek. Para ahli meyakini bahwa protein-protein tersebut memiliki manfaat sebagai zat antioksidan, antimikroba, dan bahkan penghambat kanker.

Cara Konsumsi yang Direkomendasikan

Metode memasak telur yang paling baik dan sehat adalah dengan merebusnya. Cara ini tidak hanya mudah dilakukan, tetapi juga menghilangkan kebutuhan akan minyak, menjadikannya pilihan yang lebih sehat.

Menteri Kesehatan, Budi Gunadi Sadikin, sendiri merekomendasikan untuk mengonsumsi dua butir telur rebus sebagai sarapan sehat, menjadikannya alternatif yang lebih bergizi dibandingkan menu populer seperti bubur ayam atau nasi uduk.(*)

Advertisement
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Kaltim PostIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Jangan Salah Kaprah, Anak Pendek Tak Selalu Stunting, Bisa Jadi Gangguan Hormon

Jangan Salah Kaprah, Anak Pendek Tak Selalu Stunting, Bisa Jadi Gangguan Hormon

Anak pendek tak selalu stunting. Orang tua diimbau rutin pantau grafik pertumbuhan untuk deteksi dini gangguan hormon dan genetik anak.

Biar Nutrisi Maksimal, Jangan Asal Olah Ikan Gabus Pascaoperasi

Biar Nutrisi Maksimal, Jangan Asal Olah Ikan Gabus Pascaoperasi

Ikan gabus efektif percepat sembuh luka operasi. Prof Ahmad Sulaeman menyarankan diolah kukus/rebus agar albuminnya tak rusak.

Awas Otak Menciut! Ahli Ingatkan Bahaya Kebiasaan Makan Asal Kenyang

Awas Otak Menciut! Ahli Ingatkan Bahaya Kebiasaan Makan Asal Kenyang

Pasokan darah ke otak yang mencapai 25 persen dari total aliran darah dalam tubuh, sangat bergantung pada kualitas asupan nutrisi.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer