Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Waspada "The Silent Killer"! Kenali 5 Gejala Samar Ginjal Bermasalah Sebelum Terlambat

A
Penulis: Ari Arief❯

Ilustrasi jaringan ginjal.
Ilustrasi jaringan ginjal.


Advertisement

KALTIMPOST.ID,JAKARTA-Penyakit ginjal sering kali dijuluki sebagai ancaman tersembunyi karena sifatnya yang asimtomatik, berkembang secara perlahan tanpa menunjukkan gejala yang berarti di fase awal. Ironisnya, banyak pasien baru menyadari kondisi mereka saat ginjal sudah mengalami kerusakan berat dan membutuhkan penanganan medis tingkat lanjut.

Di Indonesia, fenomena ini kian memprihatinkan. Berdasarkan data 2024, tercatat lebih dari 1,5 juta kasus gagal ginjal terjadi sepanjang tahun sebelumnya, dengan total biaya pengobatan nasional mencapai Rp 2,92 triliun.

Angka ini menegaskan bahwa kesadaran akan kesehatan ginjal bukan lagi sekadar pilihan, melainkan keharusan untuk menekan tren kasus kronis serta kasus akut pada anak-anak.

Advertisement

Merujuk pada laporan Times of India (10/1), terdapat beberapa indikator fisik yang sering dianggap remeh, padahal merupakan sinyal peringatan dari ginjal.

Keletihan Ekstrem dan Gangguan Fokus

Advertisement

Menurunnya kemampuan ginjal dalam menyaring darah mengakibatkan akumulasi racun dalam tubuh. Dampaknya, seseorang akan merasa cepat lelah dan sulit berkonsentrasi. National Kidney Foundation juga menyebutkan bahwa penyakit ginjal sering memicu anemia, yang memperparah rasa lemas dan tidak berenergi.

Masalah Kulit (Kering dan Gatal)

Banyak yang mengira kulit gatal hanya masalah kelembapan biasa. Padahal, ini bisa jadi tanda ketidakseimbangan mineral dalam darah. Saat ginjal gagal menjaga kadar nutrisi dan mineral yang tepat, tubuh bereaksi melalui kondisi kulit yang kering dan rasa gatal yang menetap.

Kualitas Tidur yang Menurun

Sulit tidur atau insomnia sering kali berkaitan dengan fungsi filtrasi ginjal yang buruk. Ketika limbah tubuh tidak terbuang melalui urine dan justru mengendap di darah, pola tidur akan terganggu. Riset dalam jurnal Kidney Medicine (2022) mengonfirmasi bahwa penderita gangguan ginjal kronis stadium lanjut umumnya memiliki masalah tidur yang signifikan.

Pembengkakan di Area Mata

Bangun tidur dengan mata sembab sering dianggap sebagai efek kurang istirahat. Namun, secara medis, ini bisa menjadi indikasi proteinuria—kondisi di mana ginjal justru membuang protein ke dalam urine alih-alih mempertahankannya dalam tubuh. Kebocoran protein inilah yang menyebabkan jaringan di sekitar mata membengkak.

Edema pada Kaki dan Pergelangan Kaki

Ketidakmampuan ginjal membuang kelebihan garam (natrium) memicu retensi cairan di bagian ekstremitas bawah, seperti kaki dan pergelangan kaki. Meski pembengkakan ini juga bisa merujuk pada gangguan jantung atau hati, kemunculannya tetap memerlukan pemeriksaan medis segera.

Mengenali tanda-tanda tersebut adalah langkah awal yang bijak. Karena gejala ini bisa tumpang tindih dengan penyakit lain, sangat disarankan untuk melakukan pemeriksaan fungsi ginjal secara rutin, terutama bagi individu yang berisiko tinggi.(*)

Advertisement
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Kaltim PostIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Warga Kaltim Penyuka Ikan Harus Waspada, Ikan Kakap dengan Kondisi Ini Bisa Beracun

Warga Kaltim Penyuka Ikan Harus Waspada, Ikan Kakap dengan Kondisi Ini Bisa Beracun

Hati-hati warga Kaltim pecinta ikan! Kakap karang besar berisiko kandung ciguatoksin yang tak hilang saat dimasak. Cek tips pilihnya!

Bikin Kaget! Benarkah Obat Hipertensi Merusak Ginjal? Ini Penjelasan Pakar

Bikin Kaget! Benarkah Obat Hipertensi Merusak Ginjal? Ini Penjelasan Pakar

Takut obat darah tinggi bikin ginjal rusak? Faktanya, hipertensi tak terkontrol yang merusak ginjal! Simak fakta pakar di sini.

Waspadai Diabetes hingga Obat Tanpa Resep, Ini 8 Penyebab Utama Cuci Darah Menurut Ahli

Waspadai Diabetes hingga Obat Tanpa Resep, Ini 8 Penyebab Utama Cuci Darah Menurut Ahli

Cuci darah bukan diagnosis penyakit, melainkan terapi fungsi ginjal. Kenali 8 pemicu utamanya dan cara pencegahannya sejak dini di sini.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer