
KALTIMPOST.ID, - Menikmati minuman segar favorit memang menjadi rutinitas harian yang menyenangkan bagi banyak orang.
Namun, di balik kesegaran tersebut, kita dituntut untuk lebih selektif. Pasalnya, beberapa jenis minuman yang kerap dikonsumsi sehari-hari justru menyimpan bahaya laten, bahkan mampu memicu pertumbuhan sel kanker dalam tubuh.
Memahami dampak apa yang kita konsumsi terhadap kesehatan jangka panjang adalah langkah awal untuk investasi masa depan yang lebih sehat.
Minuman Manis: Bukan Sekadar Picu Obesitas
Minuman bersoda, jus buah kemasan, maupun minuman kekinian sering kali menjadi pelarian cepat saat tubuh membutuhkan pasokan energi atau sekadar pendongkrak suasana hati (mood). Namun, bahaya besar mengintai di balik rasa manisnya.
Pakar gastroenterologi lulusan Harvard, Dr. Saurabh Sethi, memperingatkan bahwa asupan tinggi gula tidak hanya melonjakkan kadar glukosa darah, tetapi juga memicu peradangan kronis di dalam tubuh yang dapat mempercepat perkembangan sel kanker.
Selaras dengan hal tersebut, riset mendalam yang dilakukan oleh Cancer Council Victoria bersama Melbourne University menguak fakta mengejutkan.
Setelah memantau lebih dari 35.000 partisipan selama 12 tahun, para peneliti menemukan bahwa ancaman kanker dari minuman manis tidak melulu berkaitan dengan masalah berat badan.
"Bahkan individu dengan berat badan ideal pun tetap mengantongi risiko kanker yang tinggi jika rutin menenggak minuman manis. Menariknya, risiko ini tidak ditemukan pada mereka yang memilih versi diet (rendah kalori). Ini membuktikan bahwa gula adalah musuh utamanya," jelas Associate Professor Allison Hodge dari Divisi Epidemiologi Cancer Council Victoria, Australia.
Sementara itu, CEO Cancer Council Victoria, Todd Harper, menambahkan bahwa minuman manis selama ini memang menjadi dalang utama obesitas—yang diketahui menjadi pemicu 13 jenis kanker berbeda.
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!




