Utama Samarinda Balikpapan Kaltim IKN Nasional Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan Kesehatan

Suka Makan Nanas? Perhatikan Hal Ini Sebelum Mengonsumsinya Lagi!

Ari Arief • Senin, 12 Januari 2026 | 05:00 WIB

Buah nanas
Buah nanas

KALTIMPOST.ID,JAKARTA-Nanas bukan sekadar buah tropis yang memanjakan lidah dengan perpaduan rasa manis dan asamnya yang khas. Di balik kesegarannya, buah ini merupakan gudang nutrisi yang kaya akan vitamin, mineral, serta senyawa aktif seperti enzim bromelain yang jarang ditemukan pada buah lain.

Mengutip data dari Healthline, nanas mengandung antioksidan tinggi yang efektif memerangi stres oksidatif. Antioksidan ini bekerja dengan cara menetralisir radikal bebas, sehingga integritas sel-sel tubuh tetap terjaga dari kerusakan jangka panjang.

Salah satu keunggulan utama nanas terletak pada bromelain. Enzim ini berfungsi memecah struktur protein agar lebih mudah dicerna oleh sistem metabolisme kita. Dikombinasikan dengan kandungan serat alami, nanas menjadi asupan yang sangat baik untuk menjaga kelancaran saluran pencernaan.

Baca Juga: Waspada! Inilah 7 Jenis Cacing Parasit Paling Mematikan bagi Makhluk Hidup

Beberapa penelitian menyoroti kemampuan senyawa dalam nanas untuk menekan peradangan kronis yang sering menjadi pemicu kanker dan gangguan kardiovaskular. Melansir NDTV, pakar gizi Anjali Mukerjee menjelaskan bahwa bromelain memiliki sifat anti-pembekuan darah. Dengan membantu pelebaran pembuluh darah, risiko terjadinya stroke dan serangan jantung dapat diminimalisir.

Tak hanya untuk organ dalam, nanas juga bermanfaat bagi sistem gerak. Julia Zumpano dari Cleveland Clinic mengungkapkan bahwa bromelain mampu meredakan pembengkakan dan nyeri, termasuk pada penderita radang sendi. Oleh karena itu, buah ini sering diandalkan untuk mempercepat pemulihan jaringan setelah berolahraga atau cedera.

Dalam setiap 165 gram nanas (satu cangkir), terkandung sekitar 82,5 kalori dengan asupan Vitamin C yang melimpah, serta mineral penting seperti mangan dan magnesium. Meski sering dikaitkan dengan penurunan berat badan, para ahli menekankan bahwa nanas lebih berperan sebagai pendukung pola makan sehat daripada sekadar "pembakar lemak" instan.

Baca Juga: Duel Nutrisi, Membedah Manfaat Pisang vs Anggur, Mana Unggul?

Hindari Kombinasi Makanan yang Salah

Meskipun sehat, nanas bisa memicu gangguan jika dikonsumsi bersamaan dengan bahan tertentu. Merujuk pada Times of India, berikut beberapa poin yang perlu diwaspadai. Produk susu interaksi bromelain dengan protein susu dapat menyebabkan perut kembung atau tidak nyaman.

Karbohidrat berat mengonsumsi nanas bersama roti atau pasta yang berlebihan berisiko memperlambat kerja pencernaan. Hindari mencampur nanas dengan alkohol, makanan tinggi gula, atau buah yang terlalu asam untuk mencegah iritasi lambung.

Ahli diet Breanna Woods mengingatkan bahwa konsumsi nanas yang berlebihan dapat memicu efek samping seperti mual atau nyeri ulu hati. Bagi mereka yang memiliki riwayat diabetes, penyakit lambung (gastritis), atau refluks asam, sangat disarankan untuk membatasi porsi agar manfaat nanas tetap optimal tanpa memperburuk kondisi kesehatan.(*)

Editor : Thomas Priyandoko
#pencernaan #asam #nanas #gastritis #susu