FKDM Mata dan Telinga Daerah dari Akar Rumput, Menangkal Hoaks dan Potensi Konflik

KALTIMPOST.ID, SENDAWAR - Pemerintah Kabupaten Kutai Barat melalui Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) bidang Kewaspadaan Nasional (Wasnas) memperkuat barisan pengamanan sosial dari tingkat akar rumput.
Melalui Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat (FKDM) Kecamatan Barong Tongkok, pemerintah menggeber langkah preventif untuk mendeteksi potensi kerawanan sosial sejak dini.
Baca Juga: Komisi II Soroti Karhutla dan Kewajiban Plasma Perusahaan Perkebunan
Kegiatan yang digelar di Kantor Kecamatan Barong Tongkok pada Selasa (27/10/2026) ini mengusung tema Optimalisasi Peran FKDM dalam Mendeteksi dan Mengantisipasi Berbagai Potensi Kerawanan Sosial di Masyarakat.
Acara tersebut diikuti sekitar 50 peserta, mulai dari Petinggi Kampung, Kepala Adat, tokoh masyarakat, agama, pendidikan, adat, hingga pemuda se-Kecamatan Barong Tongkok.
Baca Juga: Sah! 8.709 Atlet Porprov Kaltim 2026 Siap Bertanding di Paser
Sekretaris Kecamatan Barong Tongkok, Brigitta Edna, saat membuka kegiatan menegaskan bahwa stabilitas daerah tidak bisa dibebankan semata-mata kepada aparat penegak hukum. Peran aktif masyarakat menjadi kunci utama.
"Masyarakat memiliki peran penting dalam menjaga stabilitas daerah. FKDM hadir sebagai wadah strategis untuk meningkatkan kewaspadaan sekaligus mendorong keterlibatan warga dalam menjaga situasi lingkungan tetap kondusif," ujar Brigitta.
Ia juga menyoroti pentingnya kepekaan pengurus FKDM terhadap berbagai gejala sosial dan indikasi gangguan di lapangan. Laporan yang cepat dan berjenjang dinilai esensial agar langkah pencegahan dapat segera diambil sebelum eskalasi konflik membesar.
Sinergi lintas sektoral turut menjadi sorotan. Brigitta menekankan perlunya kolaborasi erat antara FKDM dengan pemerintah daerah, TNI, Polri, serta forum kemitraan seperti Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB).
Di tengah era digital, ancaman informasi palsu atau hoaks menjadi salah satu fokus perhatian utama. FKDM didorong untuk turut aktif mengedukasi masyarakat agar lebih cermat menyaring informasi di media sosial dan tidak mudah terprovokasi oleh kabar yang belum terverifikasi kebenarannya.
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!




