Utama Samarinda Balikpapan Kaltim IKN Nasional Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan Kesehatan

PT BEK Gandeng Deskranada Kubar, Gelar Pelatihan Membatik

Sunardi Kaltim Post • Senin, 15 September 2025 | 12:57 WIB

 

PELATIHAN: Ketua Dekranasda Kutai Barat, Maria Christina Mozes Edwin, saat membubuhkan tanda tangan di kain yang akan dibatik.
PELATIHAN: Ketua Dekranasda Kutai Barat, Maria Christina Mozes Edwin, saat membubuhkan tanda tangan di kain yang akan dibatik.

KALTIMPOST.ID, SENDAWAR – PT Bharinto Ekatama (BEK) mengandeng Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Deskranada) Kutai Barat menggelar pelatihan batik tulis motif etnik. Kegiatan pelatihan dipusatkan di Aula Deskranasda Kutai Barat, Senin (15/9/2025).

HSEC Head PT BEK Cipto Hadi Purnomo mengatakan batik bukan sekadar kain bergambar, melainkan warisan budaya yang sarat makna dan identitas bangsa.

"Hari ini kita melangkah lebih jauh, yakni menggali kekayaan motif etnik Kutai Barat yang penuh filosofi dan keindahan. Motif-motif tersebut merefleksikan alam, kehidupan masyarakat, serta kearifan lokal yang nantinya dapat diwariskan dari generasi ke generasi," ujarnya. 

Ia menambahkan, melalui pelatihan ini, peserta diharapkan dapat memiliki pengalaman baru dari explorasi motif etnik Kutai Barat, dan menciptakan hasil karya yang dapat menjadi ciri khas. Terciptanya karya batik khas Kutai Barat yang mampu bersaing di tingkat nasional maupun internasional, serta nantinya dapat dipatenkan.  

"Terciptanya kolaborasi yang saling mendukung antara PT BEK dengan Dekranasda Kutai barat," ucapnya.

Pelatihan ini sebagai bentuk kontribusi PT BEK dalam mendukung pelestarian budaya serta warisan daerah. Sehingga Muncul para pembatik tulis dari generasi muda dan produknya juga dapat diterima anak anak muda zaman sekarang.

BATIK: HSEC Head PT BEK Cipto Hadi Purnomo saat membubuhkan tanda tangan.
BATIK: HSEC Head PT BEK Cipto Hadi Purnomo saat membubuhkan tanda tangan.

"Kami juga berharap kegiatan ini tidak hanya berhenti di pelatihan, tetapi berlanjut menjadi gerakan nyata menjadikan batik motif etnik Kutai Barat sebagai identitas sekaligus peluang ekonomi kreatif bagi masyarakat," katanya.

Pada kesempatan ini Cipto menegaskan pelatihan dikhususkan sebenarnya buat para masyarakat yang memang belum memiliki pekerjaan dan juga ibu-ibu rumah tangga dan anak-anak muda untuk memberikan keterampilan yang dapat menambah pendapatan keluarga serta membuka peluang bagi anak muda menjadikan usaha ataupun peluang pekerjaan dibidang kreativitas.

Olehnya PT BEK juga mengambil narasumber yang sudah berpengalaman dalam melatih dan mendampingi kelompok-kelompok batik di beberapa kota di Indonesia.

"Yakni Ibu Sukarni dari Yogyakarta, yang juga memiliki produk fashion dari batik di Yogyakarta," tutur Cipto.

Pelatihan ini akan dilaksanakan selama dua bulan, yang skemanya disepakati oleh peserta dan narasumber. Namun pada minggu pertama ini dari 15–19 september 2025 peserta akan diberikan pelatihan dasar.

Selanjutnya para peserta akan diberikan tugas masing masing sesuai kemampuan yang dilihat narasumber. Dari pelatihan ini nanti ujungnya harapannya pada Dahau 2025 para peserta akan menampilkan hasil batik tulis asli Kutai Barat.

"Dan tentunya kegiatan ini tidak lepas dari dukungan Ibu Bupati, Ibu Maria Christina Mozes Edwin dan juga sebagai ketua dekrdanasda Kutai Barat beserta jajarannya," ucapnya. 

PT BEK terbuka dalam kelanjutan kolaborasi ini. Karena sekali lagi ini merupakan bentuk kontribusi PT Bharinto Ekatama dalam memunculkan kembali batik tulis asli Kutai Barat yang bisa menjadi salah satu wastra yang dapat bersaing di tingkat nasional.

"Untuk peserta, sebagian besar dari kampung binaan PT BEK, namun ada juga yang dari Melak maupun Barong Tongkok," tutupnya.

Sementara itu Ketua Deskranada Kutai Barat Maria Christina Mozes Edwin menyampaikan apresiasi kepada PT BEK yang telah menginisiasi pelatihan membatik. Dan harapannya  melalui kegiatan pelatihan membatik ini dapat benar-benar diimplementasikan ke depan.

"Kita memang sahkan bahwa motif batik ini adalah khas Kutai Barat,"  ucapnya.

Ketua Deskranasda Kubar juga meminta peserta selalu semangat karena waktu pelatihan ini cukup panjang. Deskranada Kutai Barat berharap ke depannya dapat berkolaborasi dengan PT BEK dalam mendukung kemajuan kerajinan kutai barat. (*)

 

 

Editor : Duito Susanto
#pelatihan membatik #Dekranasda Kutai Barat #PT BEK