Utama Samarinda Balikpapan Kaltim Nasional Piala Dunia 2026 Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan Kesehatan

Pengamanan Natal 2025 di Kutai Barat Berjalan Lancar, Bupati Apresiasi Peran Aparat dan Masyarakat

Sunardi Kaltim Post • Kamis, 25 Desember 2025 | 18:37 WIB
Sejumlah petugas melakukan pengamanan di sejumlah gereja yang ada di Kutai Barat.
Sejumlah petugas melakukan pengamanan di sejumlah gereja yang ada di Kutai Barat.

SENDAWAR - Perayaan Natal 2025 di Kabupaten Kutai Barat berlangsung aman dan kondusif. Kondisi tersebut tidak lepas dari sinergi aparat keamanan, pemerintah daerah, serta peran aktif masyarakat dalam menjaga toleransi dan kerukunan antarumat beragama.

Bupati Kutai Barat, Frederick Edwin, menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat dalam pengamanan Natal, mulai dari unsur TNI, Polri, organisasi perangkat daerah (OPD), hingga masyarakat luas yang turut menjaga stabilitas keamanan wilayah berjuluk Tana Purai Ngeriman tersebut.

“Kami bersyukur perayaan Natal 2025 di Kutai Barat dapat berjalan dengan aman dan damai. Ini menjadi cerminan kuatnya toleransi antarumat beragama di daerah kita,” ujar Frederick Edwin kepada Kaltimpost.id, Kamis (25/12/2025).

Baca Juga: Jalan Trans Kaltim–Kalteng di Bentian Besar Kutai Barat Masih Hancur, Warga Harap Pemerintah Segera Turun Tangan

Menurutnya, situasi yang kondusif selama perayaan Natal menunjukkan komitmen Kutai Barat sebagai daerah yang menjunjung tinggi nilai kebersamaan, kerukunan, dan saling menghormati antar pemeluk agama. Ia juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh aparat keamanan yang telah menjalankan tugas pengamanan secara maksimal.

“Terima kasih kepada TNI, Polri, OPD, serta seluruh elemen masyarakat yang telah bekerja sama menjaga keamanan. Dengan situasi yang aman, masyarakat dapat menjalankan ibadah dengan tenang dan khusyuk,” katanya.

Kehadiran aparat keamanan di sekitar gereja-gereja juga dirasakan langsung oleh jemaat. Sejumlah warga mengaku merasa lebih nyaman dan terlindungi saat mengikuti rangkaian ibadah Natal.

“Merasa aman dan tenang. Kehadiran petugas di sekitar gereja sangat membantu dan membuat ibadah berjalan lancar,” ungkap Aldi, salah seorang jemaat.

Meski demikian, warga menilai bahwa toleransi antarumat beragama di Kutai Barat sejatinya telah terbangun dengan baik sejak lama. Selama ini, hampir tidak pernah terjadi gangguan terhadap kegiatan ibadah pemeluk agama mana pun.

Kondisi tersebut diharapkan dapat terus dipertahankan sebagai modal sosial penting bagi Kutai Barat dalam menjaga persatuan, keamanan, dan keharmonisan kehidupan bermasyarakat ke depan.

Editor : Muhammad Ridhuan
#pengamanan natal #kerukunan antarumat beragama #tni #polri #Bupati Kutai Barat Frederick Edwin