KALTIMPOST. ID, SENDAWAR - Pemerintah Kabupaten Kutai Barat (Kubar) memiliki empat perusahaan daerah, tiga di antaranya dalam keadaan mati suri. Hanya Perumdam Tirta Sendawar yang produktif.
Merespon hal tersebut, Bappeda Litbang dan Bagian Ekonomi Sekretariat Daerah tengah melakukan evaluasi besar-besaran terhadap Badan Usaha Milik Daerah (BUMD).
Dalam Forum Group Discussion (FGD) baru-baru ini, Pejabat Bagian Ekonomi Setkab Kubar mengungkapkan bahwa satu-satunya perusda yang produktif hanyalah Perumdam Tirta Sendawar atau PDAM.
Sementara tiga perusahaan lainnya, yakni Perusda Witeltram, Sendawar Maju Sejahtera (SMS), dan Jasa Mas Luing Makmur (JLM), kini dalam kondisi mati suri. Tiga Perusda tersebut sudah non-aktif karena direksinya belum ada pemilihan ulang.
Kondisi ini menuai respon masyarakat, meminta pemerintah mengevaluasi perusahaan milik daerah yang tidak aktif. "Langkah tepat pemerintah evaluasi, dan jangan lupa lakukan audit menyeluruh," tegas warga Kubar, Rifan, Minggu (15/2/2026).
Menurutnya harus dicari tahu apa alasan perusahaan tidak jalan, apakah ada penyertaan modal dari pemerintah, jika ada lalu bagaimana pertanggungjawaban. (*)
Editor : Nugroho Pandu Cahyo