Pimpinan Dewan Minta Perketat Pengawasan Proyek Turap

KALTIMPOST.ID, TENGGARONG - DPRD Kukar memberikan perhatian khusus terhadap kualitas pekerjaan turap di sepanjang pinggir sungai. Organisasi perangkat daerah terkait harus aktif sejak tahap perencanaan hingga pelaksanaan proyek tersebut.
Langkah ini diambil sebagai upaya pencegahan agar kerusakan turap tidak terus berulang. Pengawasan yang ketat diharapkan dapat memastikan setiap infrastruktur yang dibiayai APBD benar-benar memenuhi standar teknis yang telah ditetapkan.
Baca Juga: Pendapatan Negara dari Kaltim Tumbuh 9,97 Persen, Bea Keluar Melonjak 92,40 Persen
Wakil Ketua I DPRD Kukar, Abdul Rasid menyatakan bahwa penanganan bangunan bermasalah saat ini masih menjadi tanggung jawab dinas terkait. Namun, ia menekankan agar persoalan tersebut menjadi evaluasi menyeluruh untuk meningkatkan kualitas konstruksi di masa mendatang.
"Untuk sementara penanganan bangunan tersebut masih menjadi tanggung jawab dinas terkait. Harapan kita ke depan kualitas pekerjaan harus benar-benar diperbaiki agar kejadian serupa tidak terulang kembali," kata Abdul Rasid pada Rabu, 28 Oktober 2026.
Baca Juga: Pemkot dan DPRD Samarinda Sahkan Lima Perda Baru untuk Percepatan Pembangunan
Politikus Partai Golkar ini menegaskan bahwa pengawasan tidak boleh hanya dilakukan setelah pekerjaan selesai atau ketika kerusakan muncul. OPD harus aktif memastikan kontraktor bekerja sesuai spesifikasi teknis sejak awal pembangunan.
"Karena itu, organisasi perangkat daerah terkait harus benar-benar memperhatikan pelaksanaan setiap kegiatan pembangunan, termasuk ketika bekerja sama dengan pihak ketiga atau kontraktor," tambahnya.
Menurut Rasid, mutu pekerjaan infrastruktur tidak boleh dikesampingkan karena bangunan yang tidak standar akan membebani keuangan daerah di masa depan. Ia menegaskan setiap rupiah APBD harus dipertanggungjawabkan melalui hasil fisik yang berkualitas bagi masyarakat.
"Kualitas pekerjaan harus menjadi perhatian utama. Jika kejadian seperti ini terus berulang, tentu kualitas pembangunan akan dipertanyakan," pungkasnya. (*)
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!




