Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Gedung Ekraf Kukar Segera Dibuka Gratis untuk Komunitas Kreatif

M
TEROBOSAN: Gedung Ekonomi Kreatif di kawasan Tuah Himba, Tenggarong, segera dibuka untuk komunitas dan pelaku kreatif.
TEROBOSAN: Gedung Ekonomi Kreatif di kawasan Tuah Himba, Tenggarong, segera dibuka untuk komunitas dan pelaku kreatif.

Advertisement

TENGGARONG – Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) menyiapkan Gedung Ekonomi Kreatif di kawasan Tuah Himba, Kelurahan Timbau, Tenggarong, sebagai ruang aktivitas bagi komunitas dan pelaku industri kreatif. Fasilitas tersebut nantinya dapat dimanfaatkan secara gratis, mulai dari tempat berkarya, ruang kerja, hingga penyelenggaraan berbagai kegiatan.

Penyediaan gedung ini merupakan bagian dari Program Stimulus Komunitas Kreatif dalam kerangka Kukar Idaman. Pemerintah daerah ingin menghadirkan ruang bagi berbagai subsektor ekonomi kreatif, seperti kuliner, kriya, fotografi, dan seni, untuk mengembangkan aktivitas sekaligus memperluas jejaring.

Kepala Bidang Pengembangan Ekonomi Kreatif Dinas Pariwisata (Dispar) Kukar Zikri Umulda mengatakan, fasilitas tersebut terbuka bagi seluruh komunitas yang ingin berkegiatan.

Advertisement

“Gedungnya memang untuk komunitas beraktivitas. Semua komunitas bisa beraktivitas dan melakukan kegiatan di sana secara gratis,” ujar Zikri, Senin (2/11/2026).

Tidak hanya untuk kegiatan komunitas, gedung tersebut juga dapat dimanfaatkan untuk aktivitas yang memiliki nilai ekonomi atau bisnis. Skema ini diharapkan mendorong komunitas mengembangkan kegiatan produktif sekaligus membangun ekosistem ekonomi kreatif yang lebih mandiri.

Advertisement

Meski bangunan telah rampung, sejumlah fasilitas pendukung masih perlu dilengkapi sebelum gedung dapat dioperasikan secara optimal. Wakil Bupati Kukar Rendi Solihin menyebut, peresmian belum dilakukan karena masih ada kebutuhan pengadaan peralatan teknis dan fasilitas pengamanan.

“Gedung itu sebenarnya sudah selesai dan tinggal diresmikan. Namun, ada beberapa kebutuhan pengadaan yang cukup penting untuk pengamanan yang belum dilaksanakan. Itu yang masih ditunggu,” jelas Rendi, Jumat (30/10/2026).

Selain kelengkapan panggung dan videotron, pembenahan instalasi listrik juga menjadi perhatian. Pasalnya, fasilitas kelistrikan mengalami kendala akibat kehilangan kabel pada masa transisi.

Untuk memenuhi kebutuhan tersebut, Dispar Kukar tengah berkoordinasi dengan Kementerian Ekonomi Kreatif guna menjajaki dukungan anggaran. Pemerintah daerah berharap seluruh fasilitas dapat segera dilengkapi sehingga gedung bisa dimanfaatkan masyarakat dan komunitas kreatif.

Advertisement
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Kaltim PostIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer