
UJOH BILANG – Pemerintah Kabupaten Mahakam Ulu (Mahulu) mengusulkan belanja modal sebesar Rp429,86 miliar dalam Rancangan APBD 2027. Alokasi tersebut menjadi bagian dari total belanja daerah yang direncanakan mencapai Rp1,47 triliun.
Dalam Nota Pengantar Rancangan APBD 2027 yang disampaikan pada Rapat Paripurna DPRD Mahulu, Jumat (23/10), pemerintah daerah menekankan pentingnya memastikan anggaran pembangunan memiliki sasaran yang jelas dan manfaat bagi masyarakat.
Sambutan Bupati Mahulu Angela Idang Belawan dalam rapat tersebut dibacakan Sekretaris Daerah Stephanus Madang.
Berdasarkan rancangan anggaran, belanja daerah terdiri atas belanja operasi sebesar Rp1,01 triliun, belanja modal Rp429,86 miliar, serta belanja tidak terduga Rp26,06 miliar.
Pemerintah daerah meminta setiap alokasi ditelaah berdasarkan kebutuhan, kesiapan pelaksanaan, dan hasil yang ingin dicapai. Belanja modal diharapkan mendukung pembangunan daerah dan peningkatan pelayanan publik, sedangkan belanja operasi diarahkan untuk menunjang penyelenggaraan pemerintahan.
“Dengan memperhatikan kemampuan keuangan daerah, kita perlu menempatkan kebutuhan yang paling mendesak sebagai dasar penentuan prioritas,” demikian disampaikan dalam sambutan Bupati.
Pemkab Mahulu juga menekankan perlunya menjaga kualitas perencanaan agar program yang dianggarkan sesuai dengan kemampuan pendanaan. Setiap perangkat daerah diminta menyelaraskan dokumen perencanaan, target kinerja, dan alokasi anggaran yang diajukan.
Dengan kondisi pendapatan daerah yang masih didominasi transfer pemerintah pusat, penentuan prioritas belanja menjadi bagian penting dalam pembahasan rancangan APBD bersama DPRD. Pemerintah berharap alokasi yang disepakati dapat menjawab kebutuhan masyarakat sekaligus mendukung keberlanjutan pembangunan Mahulu.
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!





