Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

MotoGP Qatar: Tak Datang Berarti Denda dan Larangan Balap

Ery Supriyadi
Penulis: Ery Supriyadi❯
Para pembalap tidak punya kuasa untuk absen pada balapan GP Qatar di Sirkuit Lusail, 6-8 November 2026.
Para pembalap tidak punya kuasa untuk absen pada balapan GP Qatar di Sirkuit Lusail, 6-8 November 2026.

Advertisement

 

KALTIMPOST.ID, SEPANG - Grand Prix Qatar dijadwalkan berlangsung di Sirkuit Lusail pada 6 hingga 8 November mendatang. Gelaran ini kini dibayangi ketidakpastian akibat situasi geopolitik di Timur Tengah yang memicu kekhawatiran terkait keamanan dan risiko penutupan wilayah udara.

Meski situasi tidak menentu, para pembalap tidak memiliki opsi untuk absen. Pembalap Red Bull KTM Tech3, Maverick Vinales, menegaskan adanya sanksi berat jika mereka mangkir dari agenda balapan.

Advertisement

"Sepertinya balapan akan tetap berjalan seperti Grand Prix biasa. Kami harus berangkat karena tidak punya pilihan lain. Jika tidak datang, tentu ada sanksi yang menanti," kata Vinales.

Para pembalap terancam sanksi berupa denda hingga larangan tampil pada dua seri penutup di Portugal dan Valencia jika melewatkan sesi latihan Jumat. Sebanyak 19 dari 22 pembalap sebelumnya telah mengirim surat kepada MotoGP Group untuk meminta jaminan keamanan.

Advertisement

Pembalap Ducati, Francesco Bagnaia, mengakui negosiasi tersebut menghasilkan beberapa poin positif. Namun, ia menyadari tidak semua tuntutan mereka dapat dipenuhi oleh pihak penyelenggara.

"Jelas bahwa kami telah mendapatkan hampir semua yang kami minta. Ada beberapa hal yang sebenarnya kami harapkan, tetapi tidak akan pernah terwujud. Memang begitulah kenyataannya," ujar Bagnaia.

Di sisi lain, tidak semua pembalap menyatakan keberatan. Marco Bezzecchi, Ai Ogura, dan Johann Zarco tercatat tidak ikut menandatangani surat keberatan tersebut.

Ai Ogura secara terbuka menyatakan tidak mempermasalahkan situasi tersebut. "Bagi saya, persoalannya sederhana. Saya seorang pembalap. Jika balapan digelar, tugas saya adalah membalap," tegas Ogura. (*)

Advertisement
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Kaltim PostIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Yamaha Nekat Boikot MotoGP Qatar 2026,  Pihak Penyelenggara Ancam Beri Sanksi Tegas

Yamaha Nekat Boikot MotoGP Qatar 2026,  Pihak Penyelenggara Ancam Beri Sanksi Tegas

Yamaha memilih absen dari MotoGP Qatar 2026 karena alasan keamanan. Penyelenggara kecewa dan memperingatkan adanya konsekuensi serius.

Jemaah Umrah Terancam Konflik Houthi, Ini Langkah Travel

Jemaah Umrah Terancam Konflik Houthi, Ini Langkah Travel

Konflik di Timur Tengah bikin waswas jemaah umrah. Simak langkah mitigasi dan komitmen penyelenggara travel menjaga keselamatan jemaah.

Gejolak Timur Tengah Bayangi Ekonomi Indonesia, Harga Minyak dan Arus Modal Jadi Risiko

Gejolak Timur Tengah Bayangi Ekonomi Indonesia, Harga Minyak dan Arus Modal Jadi Risiko

BI Kaltim mengingatkan dampak konflik Timur Tengah terhadap lonjakan harga minyak dunia dan ekonomi Indonesia.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer