Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Tragis, Perselisihan Tarif Prostitusi Berujung Pembunuhan

A
Penulis: Ari Arief❯

DITANGKAP: Musa setelah ditangkap oleh Polres Malang, Jatim.
DITANGKAP: Musa setelah ditangkap oleh Polres Malang, Jatim.


Advertisement

KALTIMPOST.ID,MALANG-Seorang pria berinisial MK (29) alias Musa nekat menghabisi nyawa SM (23) setelah terlibat cekcok terkait pembayaran jasa layanan kencan.

Insiden berdarah ini terjadi di sebuah rumah kontrakan di Jalan Ikan Gurami, Tunjung Sekar, Kota Malang, Jatim, pada Sabtu (27/12) malam.

Peristiwa ini bermula dari transaksi melalui aplikasi perpesanan. Keduanya sepakat dengan tarif Rp 200 ribu untuk layanan kencan singkat.

Advertisement

Namun, setelah berhubungan badan, Musa enggan membayar dengan alasan wajah korban dianggap tidak sesuai dengan foto di aplikasi.

Penolakan tersebut memicu kemarahan korban yang kemudian mengancam akan melaporkan pelaku kepada warga sekitar.

Advertisement

Meski Musa sempat menawarkan ponselnya sebagai jaminan karena tidak memiliki uang tunai, korban tetap bersikeras meminta pembayaran sesuai kesepakatan awal.

Detik-detik Aksi Keji Pelaku

Mendengar ancaman korban, tersangka gelap mata. Ia mengambil pisau di dapur dan menyerang korban secara brutal.

Korban ditusuk sebanyak enam kali, termasuk pada bagian leher dari arah belakang. Teriakan minta tolong korban mengundang perhatian tetangga yang langsung mendobrak pintu rumah.

Warga sempat berpapasan dengan pelaku yang menenteng pisau berlumuran darah sebelum ia melarikan diri melalui gang sempit.

Pihak kepolisian tidak butuh waktu lama untuk meringkus pelaku. Kasat Reskrim Polresta Malang Kota, Kompol M Sholeh, mengonfirmasi bahwa Musa ditemukan sedang bersembunyi dalam posisi tiarap di dekat tandon air milik warga.

"Korban menderita enam luka tusukan fatal," jelas Kompol M Sholeh dalam keterangannya, Senin (29/12). Akibat perbuatannya, tersangka kini mendekam di sel tahanan dan dijerat dengan Pasal 338 KUHP tentang pembunuhan.(*)

Advertisement
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Kaltim PostIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Ditangkap, Buron Kasus Pembakaran Warung Mi Babi di Sukoharjo Ternyata Mantan Napi Terorisme

Ditangkap, Buron Kasus Pembakaran Warung Mi Babi di Sukoharjo Ternyata Mantan Napi Terorisme

Pelaku pembakaran warung mi babi di Sukoharjo yang buron ditangkap Polda Jateng di Solo. Tersangka ternyata eks narapidana terorisme.

Skandal Penyadapan, YLBHI Desak Negara Bongkar Rantai Komando dan Reformasi Total Lembaga Pengawas

Skandal Penyadapan, YLBHI Desak Negara Bongkar Rantai Komando dan Reformasi Total Lembaga Pengawas

YLBHI kecam skandal penyadapan ilegal eks Kapolri, desak pembongkaran rantai komando, audit forensik, dan percepatan RUU Penyadapan.

Pemkot Tak Siapkan Pengacara untuk Dirut Varia Niaga, Pergantian Direksi Dievaluasi   

Pemkot Tak Siapkan Pengacara untuk Dirut Varia Niaga, Pergantian Direksi Dievaluasi  

Pemkot Samarinda menegaskan tidak akan memberikan pendampingan hukum secara langsung kepada Direksi Perumda Varia Niaga.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer