KALTIMPOST.ID, Kepastian pencairan Tunjangan Hari Raya (THR) menjadi informasi yang paling dinantikan para aparatur negara, terutama setelah memasuki awal Ramadan 2026. Pemerintah melalui Kementerian Keuangan memastikan dana THR segera disalurkan pada pekan pertama bulan puasa.
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan bahwa THR Idulfitri 1447 Hijriah akan cair lebih awal dibanding tahun-tahun sebelumnya. Penyaluran ditargetkan mulai minggu pertama Ramadan.
Pemerintah telah menyiapkan anggaran sebesar Rp 55 triliun untuk pembayaran THR tahun ini. Jumlah tersebut meningkat sekitar 10 persen dibandingkan alokasi tahun lalu yang mencapai Rp 49,9 triliun. Percepatan ini menjadi kabar baik karena biasanya THR baru cair sekitar 10 hari menjelang Lebaran.
Meski tanggal detail masih menunggu terbitnya Peraturan Pemerintah (PP) sebagai payung hukum, sinyal kuat sudah diberikan oleh Menteri Keuangan.
Ia menyampaikan bahwa pencairan diupayakan berlangsung pada awal Ramadan. Jika mengacu pada kalender Hijriah, awal puasa 1447 H jatuh pada pertengahan Februari 2026. Artinya, dana THR berpotensi mulai masuk rekening ASN, TNI, Polri, dan pensiunan pada akhir Februari hingga awal Maret 2026.
Rincian dan Penerima THR
Selain ASN aktif, penerima THR juga mencakup:
-
Pegawai Negeri Sipil (PNS)
-
Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK)
-
Prajurit TNI dan anggota Polri
-
Para pensiunan
Di sisi lain, Menteri Ketenagakerjaan Yassierli menjelaskan bahwa untuk pekerja swasta, besaran THR mengacu pada regulasi ketenagakerjaan serta perjanjian kerja bersama (PKB). Pemerintah juga akan kembali membuka posko pengaduan bagi pekerja yang tidak menerima hak THR sesuai ketentuan.
Estimasi Besaran THR Pensiunan PNS
Adapun kisaran nominal yang diterima pensiunan PNS berdasarkan golongan antara lain:
-
Golongan I (Ia–Id): Rp1.748.100 – Rp2.256.700
-
Golongan II (IIa–IId): Rp1.748.100 – Rp3.208.800
-
Golongan III (IIIa–IIIc): Rp1.748.100 – Rp3.866.100
-
Golongan IV (IVa–IVe): Rp1.748.100 – Rp4.957.100
Besaran akhir tetap menunggu regulasi resmi pemerintah yang mengatur komponen pembayaran secara detail.
Dorong Pertumbuhan Ekonomi
Percepatan pencairan THR juga menjadi bagian dari strategi pemerintah untuk menjaga daya beli masyarakat pada kuartal pertama 2026. Dengan dana yang cair lebih awal, konsumsi rumah tangga diharapkan meningkat selama Ramadan hingga Idulfitri.
Selain anggaran THR, pemerintah turut mengalokasikan dana besar untuk program prioritas seperti Makan Bergizi Gratis (MBG) sebesar Rp 62 triliun serta berbagai paket stimulus lainnya guna menjaga stabilitas ekonomi nasional.
Dengan kebijakan ini, diharapkan kesejahteraan aparatur negara dan pensiunan tetap terjaga sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi di awal tahun.
Editor : Ilmidza