Mulanya Samarinda, Budi Bakti Chess Cup Kini Rangkul Pelajar Se-Kaltim

KALTIMPOST.ID, SAMARINDA – Antusiasme pelajar membuat turnamen catur yang awalnya hanya digelar di level Samarinda berkembang menjadi ajang se-Kalimantan Timur. Budi Bakti Chess Cup 2026 yang sebelumnya menyasar pelajar Kota Tepian, tahun ini diikuti 100 peserta dari sejumlah daerah.
Padahal, panitia awalnya hanya membuka kuota untuk 70 peserta. Namun, permintaan dari luar Samarinda terus berdatangan. Setelah berkoordinasi dengan pengelola venue, kapasitas pertandingan akhirnya ditambah.
Peserta yang ambil bagian berasal dari Samarinda, Balikpapan, Kutai Kartanegara (Kukar), hingga Kutai Timur (Kutim). Mereka bertanding di Atrium Mall City Centrum Samarinda, Minggu (23/8).
Penanggung Jawab Budi Bakti Chess Cup 2026, Rabbi Julianti, mengatakan perluasan cakupan peserta menjadi pembeda utama gelaran tahun ini. Sebab, dua penyelenggaraan sebelumnya pada 2023 dan 2024 masih terbatas untuk pelajar se-Kota Samarinda.
“Kalau yang di tahun 2023-2024 hanya se-Kota Samarinda. Nah, di tahun 2026 ini kita mengundang kegiatan ini untuk se-Kalimantan Timur,” kata Rabbi.
Tingginya minat peserta membuat jumlah yang bertanding melampaui target awal. Panitia akhirnya menambah 30 slot setelah mendapat kepastian tambahan ruang dari pihak venue.
“Awalnya kami hanya buka 70 peserta, kemudian karena banyaknya permintaan, khususnya dari luar daerah, mau berpartisipasi dan setelah berkoordinasi dengan pihak venue, mereka bisa menyediakan tempat lebih, jadi tahun ini kita banyak banget nih, sampai 100 peserta,” ujarnya.
Empat kategori dipertandingkan dalam turnamen tersebut, yakni SD putra, SD putri, SMP gabungan putra-putri, serta SMA gabungan putra-putri. Seluruh pertandingan menggunakan format catur cepat dengan durasi 10 menit.
Usia peserta pun cukup beragam. Mulai siswa kelas I SD yang rata-rata berusia 6–7 tahun hingga pelajar SMA sekitar 17 tahun.
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!




