Utama Samarinda Balikpapan Kaltim IKN Nasional Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan Kesehatan

Xabi Alonso Galau Mau Pindah ke Bayern Munchen atau Liverpool

Thomas Dwi Priyandoko • Kamis, 22 Februari 2024 | 12:00 WIB
CALON SUKSESOR: Xabi Alonso (kanan) menjadi kandidat pengganti Thomas Tuchel sebagai pelatih Bayern Munchen. (Foto: Bavarian FW)
CALON SUKSESOR: Xabi Alonso (kanan) menjadi kandidat pengganti Thomas Tuchel sebagai pelatih Bayern Munchen. (Foto: Bavarian FW)

MUNCHEN - Sorotan pada bursa transfer musim panas nanti memang ada pada striker Paris Saint-Germain Kylian Mbappe yang diyakini akhirnya bakal berkostum Real Madrid. Tetapi, euforia merapatnya striker berjuluk Donatello itu sangat mungkin bakal disaingi oleh Xabi Alonso. Bahkan, diyakini lebih seru daripada Mbappe.

Faktanya, der trainer Bayer Leverkusen tersebut kini juga masuk radar Bayern Munchen. Itu setelah der trainer tim berjuluk Die Roten Thomas Tuchel menyatakan akan mengundurkan diri pada akhir musim ini.

"Hingga hari itu tiba (hari terakhir bersama Bayern, Red) aku dan staf pelatih bakal all out mengusahakan yang terbaik bagi Bayern," papar Tuchel dilansir Sky Sports.

Mundurnya mantan pelatih Chelsea, PSG, dan Borussia Dortmund itu sontak memusingkan Xabi. Sebab, sebelumnya dia disebut sebagai calon terkuat suksesor Jurgen Klopp yang juga pergi dari Liverpool FC pada akhir musim nanti.

Kebingungan Xabi dipicu kedekatan emosional kepada dua klub itu. Ya, pelatih asal Spanyol tersebut pernah berkarier di LFC pada 2004-2009 dan Bayern (2014-2017). The Reds membuatnya mendunia dengan memenangi Liga Champions, Piala Super Eropa, Community Shield, dan Piala FA. Sedangkan bersama Bayern, yang merupakan klub terakhirnya, Xabi hat-trick meisterschale dan masing-masing sekali juara DFB-Pokal dan DFL-Supercup.

Momen pendekatan dua klub itu kepada Xabi juga tepat. Sebab, dia sukses menjadikan Leverkusen on fire musim ini. Selain memuncaki Bundesliga, Leverkusen juga masih berpeluang juara di DFB-Pokal dan Liga Europa. Apalagi, musim ini tim berjuluk Die Werkself itu masih nirkalah dari 32 laga di semua ajang (28 menang 4 seri).

Tetapi, kabar bahwa dia diminati LFC dan Bayern juga berpotensi mengganggunya bersama Leverkusen saat ini. Apalagi, jika di akhir musim nanti Leverkusen kembali menjadi Neverkusen seperti yang terjadi pada mereka pada musim 2001--2002 ketika jadi runner-up Bundesliga, Liga Champions, dan DFB-Pokal.

Bild melansir bahwa Leverkusen tidak akan mencegah Xabi jika dia ingin mencoba tantangan baru meski kontraknya masih berlaku hingga 2026. Lagi pula, tidak ada klausul pelepasan dalam kontrak Xabi bersama Leverkusen.

"Hasil maksimal di Bundesliga dan Liga Champions musim ini bisa mempermudah der trainer baru kami musim depan," ujar CEO Bayern Jan-Christian Dreesen dilansir ESPN. (io/ady/kpg/tom/k15)

Editor : Thomas Dwi Priyandoko