Utama Samarinda Balikpapan Kaltim Nasional Piala Dunia 2026 Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan

Edelweiz Auradiva Achmad, Kiper Timnas Putri U-17 Asal Balikpapan yang Viral karena Gagal Lolos PPDB Jalur Prestasi 

Rendy Fauzan • Minggu, 7 Juli 2024 | 08:54 WIB

MAMPU: Edelweiz Auradiva mampu memperlihatkan kemampuan menembus Timnas U-17. (FOTO: IST)
MAMPU: Edelweiz Auradiva mampu memperlihatkan kemampuan menembus Timnas U-17. (FOTO: IST)
KALTIMPOST.ID, Beberapa hari terakhir, sosok Edelweiz Auradiva Achmad tengah menjadi perbincangan. Kiper tim nasional sepak bola perempuan kelahiran Balikpapan itu berhasil mencuri tempat di skuad utama Timnas Indonesia U-17. Dia ikut berjuang membela Garuda Pertiwi Muda di ajang AFC U-17 Women's Asian Cup 2024 di Indonesia.

Meski hasilnya di sana belum maksimal, keikutsertaan dalam ajang tersebut jadi pengalaman berharga untuknya dalam menambah kemampuan di tengah tumbuh pesatnya era permulaan sepak bola perempuan di negeri ini.

Sembari mengembangkan kemampuannya sebagai pesepak bola, dara kelahiran 9 Maret 2009 ini juga sedang berfokus melanjutkan studinya ke jenjang menengah atas. Sayang, perjalanannya mencari sekolah untuk melanjutkan pendidikan juga tidak berjalan mudah.

Pasalnya, pada fase penerimaan peserta didik baru (PPDB) di Balikpapan tahun ini, dirinya nyaris tidak mendapat tempat. Ketika dirinya mendaftar ke SMK 1 Balikpapan melalui jalur prestasi, capaiannya selama ini "tidak laku" untuk mengantarkannya bersekolah di sana. Padahal, bila melihat apa yang sudah dia raih selama menggeluti sepak bola, rasanya hampir mustahil dia tidak diterima di sekolah yang dia pilih.

Untuk diketahui, gadis yang akrab disapa Diva ini berhasil mengantarkan Borneo FC Samarinda meraih juara di ajang Piala Pertiwi Regional Kaltim 2022 dan tim yang berbeda pada Piala Pertiwi 2021. Kemudian meraih peringkat kedua di ajang Piala Gubernur Kaltim U-17 2023. Termasuk andilnya dalam perjuangan timnas sepak bola perempuan Indonesia U-17. "Padahal saat mendaftar kemarin sudah melampirkan surat keterangan dari PSSI pusat," terangnya. 

Kabar tidak diterimanya Diva di PPDB tahun ini kemudian terdengar hingga KONI Pusat. Ketua Umum Marciano Norman pun meminta KONI Kaltim membantu Diva menyelesaikan urusan tersebut. KONI Kaltim pun bergerak cepat untuk membantu Diva. Hingga akhirnya Diva terdaftar sebagai siswi di SMK Medika Samarinda. Bahkan, dia bisa bersekolah tanpa memikirkan biaya lantaran ada dukungan berupa beasiswa penuh dari Yayasan Insan Mandiri SMK Medika Samarinda.

Atas dukungan itu, Diva sangat bersyukur. Sebab, dirinya bisa berkonsentrasi untuk mempersiapkan diri bersama tim Kaltim menghadapi Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI/2024 Aceh-Sumatra Utara. Saat ini tim sepak bola putri Kaltim dalam perjalanan menuju Jawa Timur untuk menjalani try out. "Ada turnamen yang akan kami ikuti di sana. Semoga persiapan kami bisa maksimal nanti," ucap dia.

Ketua KONI Kaltim Rusdiansyah Aras juga mengapresiasi atas kabar baik yang diterima Diva. "Sudah sepatutnya atlet berprestasi bisa diapresiasi dengan layak. Salah satunya pendidikannya yang terjamin," tegas dia. 

Editor : Uways Alqadrie
#Edelweiz Auradiva #ppdb balikpapan #ppdb