KALTIMPOST.ID, SAMARINDA — Kemenangan tak serta-merta membuat SMA Cita Hati Samarinda berpuas diri. Meski menang 31–16 atas SMA Budi Bakti Samarinda dengan selisih 14 poin, evaluasi tetap jadi fokus utama tim.
Laga tersebut menjadi pertandingan pembuka hari kedua Honda DBL with Kopi Good Day 2025 2026 East Kalimantan. Duel digelar di GOR Segiri Samarinda, Sabtu (7/2/2026).
Sejak tip-off, Cita Hati tampil dominan. Mereka mampu menjaga jarak poin hingga kuarter akhir. Namun, keunggulan itu belum cukup membuat sang pelatih merasa puas.
Baca Juga: Link Live Streaming Bali United vs Persebaya Surabaya, Misi Hentikan Rekor 13 Laga Tak Terkalahkan
Coach Cita Hati Samarinda, Tjendra Rudiyanto, menilai performa anak asuhnya masih jauh dari maksimal. Ia mengaku masih banyak hal yang harus dibenahi.
“Kalau dibilang puas, ya kurang banget. Tadi banyak koreksi. Setiap mereka balik ke bangku cadangan, saya banyak kasih arahan,” ujar Tjendra seusai laga.
Menurut Tjendra, proses adaptasi menjadi tantangan terbesar. Musim ini, komposisi tim Cita Hati didominasi wajah baru.
Sekitar 60 persen pemain merupakan siswa kelas 10. Minimnya pengalaman membuat mereka masih perlu menyesuaikan diri, baik dengan atmosfer pertandingan maupun kondisi lapangan.
“Anak-anak masih penyesuaian dengan ring dan lapangan. Jujur saja, pemain saya mayoritas kelas 10. Semua masih baru, euforianya juga baru tahun ini,” jelasnya.
Situasi tersebut membuat permainan Cita Hati belum sepenuhnya lepas. Meski begitu, Tjendra tetap mengapresiasi kerja keras para pemain yang mampu menjalankan instruksi dengan baik.
Terkait target, Tjendra memilih bersikap realistis. Ia tak ingin membebani tim dengan ekspektasi berlebihan di fase awal kompetisi.
Baca Juga: Wujudkan Lingkungan Ibadah yang Nyaman, Forkopimcam Penajam Gelar Gotong-Royong Lintas Sektor
“Saya enggak mau muluk-muluk. Selama ada kesempatan main, dikasih chance, ya kita gas aja. Menang itu bonus,” tegasnya.
Kemenangan ini menjadi modal awal bagi SMA Cita Hati Samarinda menatap laga berikutnya. Meski demikian, perjalanan mereka di Honda DBL with Kopi Good Day 2025–2026 East Kalimantan masih panjang dan sarat tantangan.
Editor : Ery Supriyadi