Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Pendidikan Karakter Bukan Sekadar Mata Pelajaran Sekolah

K
Penulis: Khairul Anwar❯
Meylan Fitriana, Mahasiswa Program Doktor Manajemen Pendidikan FKIP Universitas Mulawarman.
Meylan Fitriana, Mahasiswa Program Doktor Manajemen Pendidikan FKIP Universitas Mulawarman.

Advertisement

Promotor: Prof. Dr. H. Susilo, M.Pd.

Co-Promotor: Prof. Dr. Hasbi Sjamsir, M.Hum.

KALTIMPOST.ID, Pendidikan karakter bukan sekadar nilai dalam kurikulum atau slogan sekolah, melainkan harus mewarnai cara berpikir, pengambilan keputusan, dan perilaku peserta didik.

Advertisement

Pendidikan karakter tidak boleh dianggap hanya sebagai materi tambahan, melainkan harus terintegrasi dalam seluruh aspek pengalaman pendidikan. Mulai kesantunan guru, disiplin aturan, penyelesaian konflik, hingga pelibatan keluarga, semuanya berkontribusi pada pembentukan karakter.

Keteladanan orang dewasa dan budaya sekolah juga harus selaras dengan pesan yang diberikan di kelas.

Penelitian di Elementary Narada School, Jakarta Barat, yang menggabungkan kurikulum nasional dan Cambridge dengan nilai Buddhisme, menegaskan pentingnya pendidikan karakter.

Advertisement

Studi ini melibatkan berbagai pihak seperti pimpinan, guru, konselor, siswa, orang tua, dan yayasan, serta observasi aktivitas sehari-hari.

Temuan utama menunjukkan karakter berkembang melalui keterpaduan visi, pembelajaran, pembiasaan, keteladanan, pendampingan, dan evaluasi berkelanjutan.

Nilai-nilai dihadirkan setiap mata pelajaran, rutinitas kelas, program character building, meditasi, kegiatan berdana, melepas satwa (abhayadāna), komunikasi sehari-hari, dan penyelesaian konflik.

Sekolah juga mengintegrasikan pengetahuan (bahusacca), keterampilan (sippa), dan moralitas (sīla) sehingga kecakapan akademik berjalan seiring dengan pengelolaan diri, penghargaan terhadap perbedaan, dan perilaku etis.

Advertisement
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Kaltim PostIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Antisipasi Pemadaman Listrik, Sekolah di Kaltim Diminta Siapkan Genset untuk TKA   

Antisipasi Pemadaman Listrik, Sekolah di Kaltim Diminta Siapkan Genset untuk TKA  

Pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik (TKA) 2026 di Kalimantan Timur menghadapi sejumlah potensi kendala teknis.

TKA 2026, Kaltim Bidik Lima Besar Nasional dengan 35.455 Peserta Gelombang Pertama   

TKA 2026, Kaltim Bidik Lima Besar Nasional dengan 35.455 Peserta Gelombang Pertama  

Provinsi Kaltim membidik posisi lima besar nasional dalam capaian Tes Kemampuan Akademik (TKA) 2026.

18 Sekolah di Bontang Laksanakan TKA Besok   

18 Sekolah di Bontang Laksanakan TKA Besok  

Sebanyak 18 sekolah di Bontang akan melaksanakan TKA besok.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer