Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Jangan Tunggu Putus, Ini Tanda Van Belt Motor Matic Anda Harus Diganti

D
Penulis: Dwi Puspitarini❯
Ilustrasi van belt motor matic putus.
Ilustrasi van belt motor matic putus.

Advertisement

KALTIMPOST.ID - Van belt merupakan komponen vital pada motor matic yang berfungsi menyalurkan tenaga mesin ke roda belakang melalui sistem transmisi CVT.

Karena posisinya yang tersembunyi di dalam rumah CVT, banyak pemilik motor kerap melupakan kondisi karet penggerak ini.

Padahal, pemakaian terus-menerus akan menyebabkan keausan fisik yang berisiko membuat motor kehilangan tenaga secara mendadak.

Berikut adalah tiga hal penting yang perlu diperhatikan pengendara untuk mendeteksi masalah pada CVT:

1. Muncul suara decitan dan getaran tidak normal

Advertisement

Bunyi berdecit saat motor mulai bergerak dan getaran berlebih saat akselerasi awal menjadi indikasi awal adanya gangguan pada van belt atau komponen transmisi lainnya.

2. Periksa kondisi fisik dan usia pakai

Usia pakai ideal van belt umumnya berkisar antara 20.000 hingga 24.000 kilometer, namun bisa lebih cepat jika motor sering membawa beban berat atau melintasi medan sulit.

3. Gunakan suku cadang orisinal

Saat tiba waktunya penggantian, pastikan selalu menggunakan komponen asli yang sesuai dengan spesifikasi motor untuk menjaga kinerja transmisi dan keandalan kendaraan.

Advertisement
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Kaltim PostIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Sering Diabaikan, Astra Motor Kaltim 1 Ungkap Pentingnya Rawat Oli Gardan Motor Matic

Sering Diabaikan, Astra Motor Kaltim 1 Ungkap Pentingnya Rawat Oli Gardan Motor Matic

Astra Motor Kaltim 1 mengimbau pengguna motor matic Honda rutin mengganti oli gardan setiap 8.000 kilometer untuk menjaga performa motor.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer