Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Menaklukkan Gunung Sampi Sambil Berlatih Trail Run ala Tgtrun

M
Penulis: Muhammad Najib❯

RUTE MENANTANG: Komunitas Tgtrun saat menaklukkan Gunung Sampi di Desa Luan, Kecamatan Muara Samu, Kabupaten Paser.
RUTE MENANTANG: Komunitas Tgtrun saat menaklukkan Gunung Sampi di Desa Luan, Kecamatan Muara Samu, Kabupaten Paser.


Advertisement


KALTIMPOST.ID, TANAH GROGOT–Komunitas lari di Kabupaten Paser, TgtRun atau Tanah Grogot Run, sebelum Ramadan 1447 Hijriah atau 2026 melaksanakan Trail Run dengan rute ke Gunung Sampi, di Desa Luan Kecamatan Muara Samu.

Lari yang berbeda dengan lari di jalan raya, selain rute hutan, tujuan yang dikejar adalah gunung dengan ketinggian 441 meter di atas permukaan laut (MDPL). Gunung Sampi berdampingan dengan Gunung Boga yang sudah terkenal seantero nusantara.

Gunung Boga adalah panggung pertunjukannya, Gunung Sampi adalah balkon eksklusif untuk menikmati kemegahan alam Bumi Daya Taka (Paser).

Advertisement

Anggota komunitas TgtRun Khalik Achmad Nasra menyampaikan, mereka menaklukkan Gunung Sampi pada 17 Februari 2026 lalu. "Kami rutin ke sini untuk latihan trail run," ungkapnya, Minggu (15/3).

Jika dihitung waktu berlari dari daratan Desa Luan sampai ke puncak gunung, membutuhkan waktu sekitar satu jam dengan ketinggian 4,5 kilometer. Namun, bagi pendaki normal tanpa lari mungkin bisa dua jam lebih.

Ia menyebut kunjungan ke Gunung Sampi saat itu lumayan ramai, banyak wisatawan lain yang berasal dari berbagai daerah di Indonesia sengaja mendaki dan camping. Beberapa kali saat ke sana pun juga sering bertemu wisatawan lain.

Advertisement

Saat itu TgtRun hanya agenda latihan dari subuh hingga siang hari, tidak untuk menginap camping. Namun pemandangan yang diliat pagi hingga jelang siang hari tetap indah.

Keindahan Gunung Boga justru sangat bergantung pada kehadiran Gunung Sampi. Dari puncak Sampi, bisa terlihat Gunung Boga di kejauhan, dikelilingi hamparan kelapa sawit dan selimut awan putih.

Lelah mendaki atau berlari berjam-jam seolah menguap saat kabut mulai tersingkap di bawah kaki. Di sana, pengunjung tidak hanya melihat awan, tapi merasa benar-benar berada di atasnya. (*)

Advertisement
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Kaltim PostIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Porprov VIII Kaltim 2026: Paser Siap Sambut 14 Ribu Tamu

Porprov VIII Kaltim 2026: Paser Siap Sambut 14 Ribu Tamu

Tuan rumah Paser terus memantapkan diri, menyambut 14 ribu atlet dan official yang bakal bertanding di puluhan cabang olahraga di Porprov.

Bidik Juara Umum, Sambo Balikpapan Percaya Diri Sikat 7 Emas di Porprov Paser

Bidik Juara Umum, Sambo Balikpapan Percaya Diri Sikat 7 Emas di Porprov Paser

Tim sambo Balikpapan targetkan 7 medali emas dan juara umum di Porprov Kaltim VIII/2026 di Paser. Sebanyak 23 atlet telah disiapkan.

Operasi Patuh Mahakam 2026: Info Pemutihan Pajak Kendaraan

Operasi Patuh Mahakam 2026: Info Pemutihan Pajak Kendaraan

Tidak sekadar menindak pelanggaran terhadap pengendara, Operasi Patuh Mahakam di Paser juga diharapkan bisa membuat pengendara patuh pajak.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer