Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Progres Koperasi Merah Putih di Paser: 52 Rampung, 31 Unit Diverifikasi Menuju Operasional

M
Penulis: Muhammad Najib❯
PROGRES: Sudah 52 unit Gedung KDKMP di Kabupaten Paser selesai pembangunan fisik hingga awal Oktober ini. (IST)
PROGRES: Sudah 52 unit Gedung KDKMP di Kabupaten Paser selesai pembangunan fisik hingga awal Oktober ini. (IST)

Advertisement

TANAH GROGOT – Pembangunan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di Kabupaten Paser terus dikebut. Dari 76 unit yang menjadi target pembangunan, sebanyak 52 unit telah menyelesaikan pembangunan fisik.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Paser Katsul Wijaya mengatakan, Pemkab Paser memprioritaskan 31 koperasi dari 52 bangunan yang telah rampung untuk menjalani verifikasi dan validasi tahap awal.

Verifikasi dilakukan melalui pemeriksaan lapangan secara menyeluruh, mulai kelengkapan administrasi, kondisi fisik bangunan, hingga kesiapan sarana dan prasarana pendukung operasional koperasi.

Advertisement

“Dari 52 yang sudah selesai dibangun, ada 31 yang harus kami laporkan. Karena itu, kami melakukan verifikasi dan validasi untuk memastikan administrasi maupun kondisi fisiknya sesuai,” kata Katsul.

Menurutnya, hasil verifikasi tersebut akan menjadi bahan laporan kepada pemerintah pusat. Data itu diharapkan dapat mempercepat penerbitan regulasi, pendampingan, serta integrasi program lanjutan.

Advertisement

Katsul juga berharap koperasi yang telah memenuhi kesiapan administrasi dan fisik dapat segera beroperasi sehingga keberadaannya memberikan manfaat bagi perekonomian masyarakat desa.

Secara kelembagaan, Koperasi Merah Putih di Kabupaten Paser telah terbentuk di 139 desa dan lima kelurahan yang tersebar di 10 kecamatan. Bangunan dan gerai KDKMP disiapkan sebagai fasilitas fisik untuk mendukung unit usaha koperasi di tingkat desa dan kelurahan.

Namun, pembangunan KDKMP masih menghadapi sejumlah kendala di lapangan. Salah satunya terkait aset lahan. Sebanyak tujuh desa belum memiliki aset sendiri sehingga mengajukan izin penggunaan lahan kepada BUMN, seperti PTPN dan PLN, di bawah koordinasi Danatara.

Selain itu, enam titik masih dalam proses koordinasi terkait kejelasan status lahan adat dan masyarakat. Kondisi geografis juga menjadi tantangan. Sebanyak 12 lokasi membutuhkan pekerjaan pemangkasan dan penimbunan tanah agar layak untuk pembangunan.

Sebelumnya, pada 26 Maret 2026, Dandim 0904/Psr menyebut dua desa telah menyelesaikan pembangunan KDKMP hingga 100 persen, yakni Desa Senaken, Kecamatan Tanah Grogot, dan Desa Keluang Paser Jaya, Kecamatan Kuaro.

Advertisement
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Kaltim PostIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Bidik Tiga Besar Porprov VIII Kaltim, Kutim Turunkan Kontingen Berkekuatan 1.561 Personel   

Bidik Tiga Besar Porprov VIII Kaltim, Kutim Turunkan Kontingen Berkekuatan 1.561 Personel  

Kabupaten Kutim mengutus 1.561 personel untuk berlaga di Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) VIII Kalimantan Timur 2026.

PWI Paser Turut Ambil Bagian di Porwada Kaltim IV, Targetnya Tambah Medali   

PWI Paser Turut Ambil Bagian di Porwada Kaltim IV, Targetnya Tambah Medali  

PWI Kabupaten Paser tampil ke Balikpapan mengikuti ajang Pekan Olahraga Wartawan Daerah (Porwarda) IV yang berlangsung di Kota Balikpapan.

Dua Terduga Pengedar Sabu-sabu Diringkus di Kuaro   

Dua Terduga Pengedar Sabu-sabu Diringkus di Kuaro  

Satuan Reserse Narkoba Polres Paser  membekuk dua pria berinisial BR (41) dan BWDS (19).

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer