Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

434 ASN PPU Jalani Penilaian Potensi dan Kompetensi Melalui Program ProASN

Ahmad Maki
Penulis: Ahmad Maki❯
SERIUS: Para peserta program ProASN mendapatkan materi dari BKN demi peningkatan pelayanan publik.
SERIUS: Para peserta program ProASN mendapatkan materi dari BKN demi peningkatan pelayanan publik.

KALTIMPOST.ID, PENAJAM— Sebanyak 434 Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), mengikuti penilaian potensi dan kompetensi dalam program Profiling ASN (ProASN), yang digelar oleh Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten PPU.


Advertisement

Kegiatan berlangsung selama lima hari, mulai 5 hingga 10 November 2025, di Unit Pelaksana Teknis (UPT) Badan Kepegawaian Negara (BKN) Balikpapan.

Asesor SDM Aparatur Ahli Utama BKN, Wakiran, mengatakan, penilaian ini merupakan langkah strategis pemerintah daerah dalam membangun manajemen talenta ASN serta tindak lanjut dari kebijakan nasional yang digagas oleh BKN.

Ia menyampaikan bahwa pelaksanaan ProASN merupakan bagian dari program prioritas nasional.

Advertisement

“BKN mengembangkan alat ukur dan aplikasi penilaian potensi serta kompetensi ASN untuk mempercepat pembangunan manajemen talenta. Tujuannya agar ASN lebih profesional dan kinerja institusi semakin meningkat,” ujar Wakiran saat membuka kegiatan tersebut.

Ia menuturkan, ProASN menilai empat aspek utama yang mencakup kompetensi manajerial dan sosial kultural, tes potensi atau psikometri, literasi digital, serta minat dan bakat ASN terhadap jabatan yang dijalankan.

“Melalui empat aspek itu, kita bisa memetakan kemampuan ASN secara lebih objektif,” tambahnya.

Advertisement

Sementara itu, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala BKPSDM Kabupaten PPU, Nurwati, menjelaskan bahwa pelaksanaan ProASN di daerah menjadi bagian penting dari pembangunan manajemen talenta ASN.

“ProASN ini adalah pendukung yang kita perlukan. Dari hasil pemetaan ini akan terlihat potensi dan kemampuan ASN di masing-masing bidang,” ungkap Nurwati.

Ia juga menuturkan, kegiatan tersebut diikuti oleh ASN dari berbagai jenjang jabatan, mulai dari administrator, pengawas, fungsional, hingga pelaksana.

“Pelaksanaan yang dibagi dalam lima hari dimaksudkan agar seluruh peserta dapat mengikuti seluruh tahapan penilaian dengan maksimal,” katanya.

Ia menyebut, Pemkab PPU berharap hasil dari kegiatan ini dapat menjadi dasar dalam peningkatan profesionalisme ASN.

“Sekaligus mendorong perbaikan kinerja dan kualitas pelayanan publik di daerah,” imbuhnya. (*)

Advertisement
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Kaltim PostIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

 Antisipasi Dinamika Pembangunan, Pemkab PPU Gembleng Tata Kelola Pemerintahan Desa  

Antisipasi Dinamika Pembangunan, Pemkab PPU Gembleng Tata Kelola Pemerintahan Desa  

DPMD PPU bergerak cepat memperkuat kapasitas tata kelola pemerintahan desa di kawasan penyangga Ibu Kota Nusantara (IKN)

Beri Kepastian Hukum Warga Babulu, Pemkab PPU Kaji Opsi PTSL Sertifikatkan Lahan Eks Transmigrasi

Beri Kepastian Hukum Warga Babulu, Pemkab PPU Kaji Opsi PTSL Sertifikatkan Lahan Eks Transmigrasi

Pemkab PPU kaji opsi PTSL untuk percepat sertifikasi lahan eks transmigrasi di 3 desa Kecamatan Babulu. Disnakertrans pendataan

Bapelitbang PPU Dorong Jembatan Sungai Riko, Masuk PSN untuk Akses Tol IKN   

Bapelitbang PPU Dorong Jembatan Sungai Riko, Masuk PSN untuk Akses Tol IKN  

Bapelitbang Penajam Paser Utara (PPU) terus mengawal rencana pembangunan Jembatan Sungai Riko agar dapat terhubung dengan IKN.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer