Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Dinas Kesehatan PPU Tegaskan Fogging Bukan Langkah Utama Cegah DBD  

Ahmad Maki
Penulis: Ahmad Maki❯

Penata Kelola Layanan Kesehatan Dinas Kesehatan PPU, Ponco Waluyo.
Penata Kelola Layanan Kesehatan Dinas Kesehatan PPU, Ponco Waluyo.
 


Advertisement

 

PENAJAM - Penata Kelola Layanan Kesehatan Dinas Kesehatan Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), Ponco Waluyo menegaskan bahwa fogging bukan merupakan langkah utama dalam pencegahan dan penanggulangan Demam Berdarah Dengue (DBD).

Ia menjelaskan bahwa pelaksanaan fogging memiliki prosedur baku (SOP) yang harus dipenuhi agar efektif dan tidak menimbulkan dampak negatif. Menurut Ponco, fogging hanya dapat dilakukan ketika ditemukan lebih dari satu kasus positif DBD dalam radius 100 meter dalam kurun waktu satu minggu.

Advertisement

“Kalau kasusnya lebih dari satu dalam satu titik dan dalam satu minggu, itu menandakan ada penularan. Baru kita lakukan fogging DBD,” ujarnya, Jumat (14/11/2025).

Jika hanya ada satu kasus atau bahkan tidak ada, fogging tidak direkomendasikan karena pasien bisa saja tertular di lokasi lain. Ponco menekankan bahwa penggunaan fogging secara sembarangan justru merugikan. Selain biayanya tinggi, fogging berisiko menimbulkan resistensi pada nyamuk aedes aegypti.

“Fogging itu sebenarnya hanya mengusir, bukan solusi jangka panjang. Kalau dilakukan tidak sesuai ketentuan, nyamuk bisa jadi resisten,” jelasnya.

Advertisement

Ia juga mengingatkan bahwa fogging dapat mengganggu kesehatan warga, terutama bagi mereka yang memiliki penyakit pernapasan seperti asma. Ia menyebut, Diskes PPU mengimbau masyarakat untuk lebih mengutamakan pemberantasan sarang nyamuk (PSN) melalui 3M Plus sebagai langkah pencegahan yang lebih efektif dan berkelanjutan dibanding mengandalkan fogging.

Ia menyebutkan bahwa efektivitas fogging juga terbatas karena nyamuk aedes lebih banyak berada di dalam rumah, sementara sebagian warga enggan rumahnya di-fogging secara menyeluruh.

“Makanya meski sudah fogging, kadang masih ada kasus baru. Karena tidak semua area dalam rumah bisa dijangkau, dan ada juga yang menolak rumahnya di-fogging,” tambah Ponco. (*)

Advertisement
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Kaltim PostIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

 Antisipasi Dinamika Pembangunan, Pemkab PPU Gembleng Tata Kelola Pemerintahan Desa  

Antisipasi Dinamika Pembangunan, Pemkab PPU Gembleng Tata Kelola Pemerintahan Desa  

DPMD PPU bergerak cepat memperkuat kapasitas tata kelola pemerintahan desa di kawasan penyangga Ibu Kota Nusantara (IKN)

Beri Kepastian Hukum Warga Babulu, Pemkab PPU Kaji Opsi PTSL Sertifikatkan Lahan Eks Transmigrasi

Beri Kepastian Hukum Warga Babulu, Pemkab PPU Kaji Opsi PTSL Sertifikatkan Lahan Eks Transmigrasi

Pemkab PPU kaji opsi PTSL untuk percepat sertifikasi lahan eks transmigrasi di 3 desa Kecamatan Babulu. Disnakertrans pendataan

Bapelitbang PPU Dorong Jembatan Sungai Riko, Masuk PSN untuk Akses Tol IKN   

Bapelitbang PPU Dorong Jembatan Sungai Riko, Masuk PSN untuk Akses Tol IKN  

Bapelitbang Penajam Paser Utara (PPU) terus mengawal rencana pembangunan Jembatan Sungai Riko agar dapat terhubung dengan IKN.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer