Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Melampaui Target! Realisasi Pendapatan Pemkab PPU Capai Rp 2,81 Triliun

A
Penulis: Ari Arief❯

Kantor Bupati Penajam Paser Utara.
Kantor Bupati Penajam Paser Utara.


Advertisement

KALTIMPOST.ID,PENAJAM-Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Penajam Paser Utara (PPU) mencatatkan rapor hijau dalam performa keuangan daerah di penghujung 2025.

Berdasarkan data terbaru yang dirilis Databoks Katadata, realisasi pendapatan daerah Kabupaten PPU per akhir Desember 2025 berhasil menembus angka Rp 2,81 triliun.

Pencapaian ini menjadi sinyal positif bagi percepatan pembangunan di wilayah Serambi Nusantara, terutama dalam mendukung peran PPU sebagai mitra strategis Ibu Kota Nusantara (IKN).

Advertisement

Lampaui Target Anggaran

Realisasi sebesar Rp 2,81 triliun itu menunjukkan efektivitas pengelolaan sumber daya keuangan daerah, di mana angka tersebut mencapai 105,7% dari target yang ditetapkan dalam APBD 2025 sebesar Rp 2,66 triliun.

Terlampauinya target ini mencerminkan optimisme pertumbuhan ekonomi di daerah penyangga IKN tersebut.

Jika ditelisik lebih dalam, struktur pendapatan Pemkab PPU masih menunjukkan ketergantungan yang kuat pada sokongan pusat. Berikut adalah rincian komponen pendapatan daerah PPU per akhir 2025.

Pendapatan transfer menjadi kontributor utama dengan realisasi sebesar Rp2,54 triliun atau sekitar 90,4% dari total pendapatan. Dana ini meliputi Dana Bagi Hasil (DBH), Dana Alokasi Umum (DAU), serta Dana Alokasi Khusus (DAK).

Pendapatan Asli Daerah (PAD) mencatatkan realisasi sebesar Rp232,5 miliar. Meski secara porsi masih lebih kecil dibanding dana transfer, angka ini menunjukkan tren pertumbuhan yang positif dari sektor pajak daerah dan retribusi. Lain-lain pendapatan daerah yang sah menyumbang sebesar Rp 37,9 miliar.

Dampak bagi Pembangunan PPU

Capaian pendapatan yang melebihi target ini memberikan ruang fiskal yang lebih luas bagi Pemkab PPU untuk membiayai program-program prioritas.

Peningkatan pendapatan daerah diharapkan dapat mempercepat pembangunan infrastruktur konektivitas, peningkatan kualitas pendidikan, serta layanan kesehatan yang merata di seluruh kecamatan.

Para analis ekonomi menilai bahwa lonjakan aktivitas ekonomi akibat pembangunan IKN telah memberikan dampak rambatan (spillover effect) terhadap penerimaan daerah PPU, khususnya dari sektor jasa dan perizinan.

Tantangan Kemandirian Fiskal

Meski mencatatkan hasil yang gemilang, tantangan besar bagi Pemkab PPU ke depan adalah meningkatkan kemandirian fiskal.

Ketergantungan pada dana transfer yang mencapai lebih dari 90% memerlukan strategi intensifikasi dan ekstensifikasi PAD agar struktur keuangan daerah semakin kokoh di masa mendatang.

Dengan performa keuangan yang stabil ini, Penajam Paser Utara semakin siap bertransformasi menjadi daerah penopang utama IKN yang maju dan sejahtera.(*)

Advertisement
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Kaltim PostIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Pemkab PPU Ubah Skema TPP ASN, Simak Jadwal Barunya

Pemkab PPU Ubah Skema TPP ASN, Simak Jadwal Barunya

Pemkab PPU mengubah skema pembayaran TPP ASN 2026. TPP Desember akan dicairkan pada Januari 2027. Simak penjelasannya di sini.

Pemkab PPU Ingatkan ASN Stop Penyalahgunaan Fasilitas Kantor

Pemkab PPU Ingatkan ASN Stop Penyalahgunaan Fasilitas Kantor

Pemkab PPU mengimbau pegawai jaga integritas dengan melarang keras penyalahgunaan fasilitas dan aset kantor untuk kepentingan pribadi.

Tutup Pokar 2026, Bupati PPU Ingatkan Pentingnya Peran Strategis Pemuda   

Tutup Pokar 2026, Bupati PPU Ingatkan Pentingnya Peran Strategis Pemuda  

Bupati Penajam Paser Utara (PPU), Mudyat Noor, meminta generasi muda di Kecamatan Sepaku mengambil peran strategis dalam pembangunan.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer