Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Kemenhaj PPU Khawatir Dampak Perang Iran Bagi Musim Haji 2026

Ahmad Maki
Penulis: Ahmad Maki❯

MASIH KHAWATIR: Kantor Kemenhaj PPU imbau untuk menunda pelaksanaan umrah sampai kondisi Timur Tengah membaik.
MASIH KHAWATIR: Kantor Kemenhaj PPU imbau untuk menunda pelaksanaan umrah sampai kondisi Timur Tengah membaik.


Advertisement


KALTIMPOST.ID, PENAJAM–Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) hingga kini belum menerima laporan resmi terkait jemaah umrah yang terdampak situasi konflik di Timur Tengah.

Staf Kasubag Tata Usaha Kemenag PPU Andryan Muhammad Ikram mengatakan, pihaknya terakhir melakukan kunjungan ke penyelenggara perjalanan umrah pada Juli atau Agustus lalu. Kunjungan tersebut juga menyinggung perkembangan situasi perang yang berpotensi berdampak pada perjalanan ibadah umrah.

“Kalau sejauh ini belum ada data yang masuk ke kami terkait umrah. Belum ada konfirmasi atau laporan transfer maupun keberangkatan dari travel ke Kemenag,” ujar Andryan saat ditemui, Rabu, (4/3).

Advertisement

Menurutnya, informasi yang diterima sejauh ini hanya berupa imbauan dari pemerintah pusat. Namun, belum ada arahan khusus dari Kantor Wilayah Kemenag Kalimantan Timur kepada pemerintah kabupaten/kota terkait penanganan jemaah umrah.

“Imbauan dari pusat ada, tapi kalau arahan khusus dari kanwil ke daerah terkait umrah, sejauh ini belum ada,” jelasnya.

Apabila membutuhkan informasi lebih rinci terkait perkembangan terbaru, pihaknya menyarankan agar mengonfirmasi langsung kepada pelaksana tugas (Plt) kepala kantor Kemenag PPU untuk memastikan pembaruan data.

Advertisement

Terkait penyelenggara perjalanan umrah di PPU, Andryan menyebutkan, setidaknya terdapat dua biro travel resmi yang mengantongi izin operasional di PPU.
“Setahu saya di sini ada dua travel yang berizin,” katanya.

Kemenag PPU saat ini juga tengah memfokuskan persiapan pemberangkatan jemaah haji reguler. Namun demikian, situasi konflik yang memengaruhi penerbangan ke Arab Saudi turut menjadi perhatian.

“Kita khawatir dampaknya bisa ke reguler juga, karena penerbangan ke Arab Saudi, termasuk ke Makkah, sempat terganggu akibat situasi perang,” ujarnya.

Terkait kemungkinan penundaan keberangkatan umrah, Andryan menyebut terdapat imbauan dari pusat agar perjalanan umrah untuk sementara ditunda, menyesuaikan kondisi keamanan dan situasi penerbangan.

“Kemungkinan memang ada imbauan agar umrah ditunda terlebih dahulu, melihat kondisi yang ada,” pungkasnya. (*)

Advertisement
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Kaltim PostIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Skandal Penyadapan Pemimpin Negara yang Pernah Terbongkar

Skandal Penyadapan Pemimpin Negara yang Pernah Terbongkar

Dokumen rahasia WikiLeaks ungkap badan intelijen AS (NSA) sadap percakapan dan kebijakan strategis tiga presiden Prancis periode 2006-2012.

BAZNAS Siapkan Rp8,16 Miliar untuk Beasiswa 300 Mahasiswa Indonesia di Timur Tengah

BAZNAS Siapkan Rp8,16 Miliar untuk Beasiswa 300 Mahasiswa Indonesia di Timur Tengah

BAZNAS alokasikan Rp8,16 miliar Beasiswa Cendekia untuk 300 mahasiswa Indonesia di 8 negara Timur Tengah. Pendaftaran hingga 9 November!

AS Kerahkan 9.000 Pasukan ke Timur Tengah, 3 Kapal Induk Disiapkan Dekati Iran

AS Kerahkan 9.000 Pasukan ke Timur Tengah, 3 Kapal Induk Disiapkan Dekati Iran

AS memperkuat militernya di Timur Tengah dengan mengirim kapal induk ketiga dan ribuan personel tambahan ke kawasan Iran.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer