Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Beasiswa PPU 2026 Dipangkas Jadi Rp1,8 Miliar, Ribuan Mahasiswa Sudah Daftar

Ahmad Maki
Penulis: Ahmad Maki❯
Staf Bagian Kesra Setda PPU, Boby, menjelaskan mekanisme dan kuota program Beasiswa PPU 2026 yang tahun ini mengalami penurunan anggaran. (AHMAD MAKI/KALTIM POST)
Staf Bagian Kesra Setda PPU, Boby, menjelaskan mekanisme dan kuota program Beasiswa PPU 2026 yang tahun ini mengalami penurunan anggaran. (AHMAD MAKI/KALTIM POST)

Advertisement

 

KALTIMPOST.ID, PENAJAM — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Penajam Paser Utara (PPU) mengalokasikan anggaran sebesar Rp1,892 miliar untuk program beasiswa tahun 2026. Jumlah tersebut turun drastis dibandingkan tahun lalu yang mencapai Rp4,5 miliar.

Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setda PPU, Hendro Susilo, melalui stafnya, Boby, memastikan penurunan anggaran tidak menghentikan program kerja sama pendidikan yang selama ini berjalan.

Advertisement

Pendaftaran beasiswa resmi dibuka sejak 15 Mei 2026. Tahun ini, kuota penerima ditargetkan menyasar sekitar 300 mahasiswa dan pelajar.

“Sampai saat ini, berdasarkan data registrasi akun, total sudah mencapai 1.456 akun. Namun, belum semuanya melengkapi resume berkas permohonan. Update terakhir, sekitar 249 berkas sudah masuk dari semua kategori, 11 dinyatakan tidak sesuai, dan 80 telah diterima,” ujar Boby saat dikonfirmasi, Sabtu (23/5/2026).

Advertisement

Boby menjelaskan, program Beasiswa PPU 2026 dibagi menjadi tiga kategori utama, yakni stimulan, Nawa Sena, dan religi.

Untuk kategori stimulan, Pemkab PPU mengalokasikan anggaran sekitar Rp1 miliar. Bantuan ini menyasar mahasiswa berprestasi hingga santri dengan rincian bantuan sebagai berikut:

  • Prestasi D3 sebesar Rp2,5 juta per penerima dengan kuota 12 orang.
  • Prestasi S1 dan D4 sebesar Rp2,5 juta per penerima dengan kuota 96 orang.
  • Bantuan tugas akhir sebesar Rp3,5 juta dengan kuota 92 orang.
  • Santri sebesar Rp3 juta dengan kuota 40 orang.
  • Sekolah dokter sebesar Rp7,5 juta dengan kuota 10 orang.
  • Koas kedokteran sebesar Rp15 juta dengan kuota 5 orang.

Sementara itu, kategori Nawa Sena mendapat alokasi anggaran sebesar Rp715 juta. Program ini diperuntukkan bagi masyarakat miskin, penyandang disabilitas, serta program khusus mahasiswa Universitas Gunadarma.

“Masyarakat miskin diberikan bantuan biaya UKT penuh yang nominalnya menyesuaikan besaran UKT di masing-masing universitas. Untuk disabilitas diberikan Rp5 juta per orang, sedangkan mahasiswa Gunadarma juga mendapat bantuan biaya UKT,” jelas Boby.

Adapun kategori religi mendapat alokasi anggaran sebesar Rp225 juta. Program tersebut diberikan sebagai bentuk apresiasi bagi para penghafal Alquran.

Advertisement
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Kaltim PostIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Pemkab PPU Ubah Skema TPP ASN, Simak Jadwal Barunya

Pemkab PPU Ubah Skema TPP ASN, Simak Jadwal Barunya

Pemkab PPU mengubah skema pembayaran TPP ASN 2026. TPP Desember akan dicairkan pada Januari 2027. Simak penjelasannya di sini.

Pemkab PPU Ingatkan ASN Stop Penyalahgunaan Fasilitas Kantor

Pemkab PPU Ingatkan ASN Stop Penyalahgunaan Fasilitas Kantor

Pemkab PPU mengimbau pegawai jaga integritas dengan melarang keras penyalahgunaan fasilitas dan aset kantor untuk kepentingan pribadi.

Tutup Pokar 2026, Bupati PPU Ingatkan Pentingnya Peran Strategis Pemuda   

Tutup Pokar 2026, Bupati PPU Ingatkan Pentingnya Peran Strategis Pemuda  

Bupati Penajam Paser Utara (PPU), Mudyat Noor, meminta generasi muda di Kecamatan Sepaku mengambil peran strategis dalam pembangunan.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer