Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Desak Evaluasi Kontrak Pengelola Pasar Petung, Pedagang dan Ormas Minta Pemkab PPU Bertindak

A
Penulis: Ari Arief❯
Ilustrasi pedagang dan ormas mendesak Pemkab PPU turun tangan terkait persoalan pengelolaan Pasar Petung.(generate ai)
Ilustrasi pedagang dan ormas mendesak Pemkab PPU turun tangan terkait persoalan pengelolaan Pasar Petung.(generate ai)

Advertisement

 

KALTIMPOST.ID,PENAJAM-Asosiasi Pedagang Pasar Petung bersama Ormas Tameng Adat Borneo meminta Bupati Penajam Paser Utara (PPU) turun tangan menyelesaikan carut-marut pengelolaan Pasar Petung. Pedagang mengeluhkan dugaan pungutan liar (pungli) retribusi ganda hingga penyegelan ruko secara sepihak oleh pengelola.

Untuk dugaan penyegelan sepihak ini telah dibantah oleh pihak manajemen seperti diberitakan media ini dengan judul: Pengelola Pasar Petung Respon Pedagang: Penertiban Sesuai Aturan, Senang Dilaporkan ke Polres PPU, Rabu (2/9).

Tidak hanya itu, masalah ini juga disinyalir berkaitan dengan indikasi kebocoran Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang sempat menjadi temuan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).

Kuasa Hukum Pedagang dari LBH Tameng Adat Borneo, Amrizal, S.H., M.H., menegaskan Pemkab PPU harus mengevaluasi total perjanjian kerja sama (PKS) dengan pengelola pasar.

"Setiap pungutan kepada masyarakat harus jelas dasar hukumnya, siapa yang berwenang, berapa besarannya, serta bagaimana pertanggungjawabannya. Jangan sampai pedagang dibebani pembayaran ganda tanpa dasar hukum," tegas Amrizal, Jumat (4/9/2026).

Amrizal menambahkan, jika dalam audit ditemukan pelanggaran atau unsur pemaksaan terhadap pedagang, Pemkab PPU diminta tegas memutus kontrak kerja sama pengelolaan tersebut.

Sementara itu, Ketua Ormas Tameng Adat Borneo, Budi Hermawan, menyatakan siap mendampingi dan mengawal perjuangan para pedagang. Ia mendesak Pemkab PPU segera memanggil pihak pengelola dan memfasilitasi mediasi.

Budi menegaskan pihaknya masih mengedepankan komunikasi damai. Namun, jika pemerintah tidak segera mengambil langkah konkret, ratusan anggotanya siap turun ke jalan.

"Kami hadir untuk membantu masyarakat kecil. Jika tidak ada tindakan nyata dan pedagang terus ditekan, kami siap menggelar aksi unjuk rasa untuk menuntut keadilan," ujar Budi.

Advertisement
Editor : Thomas Priyandoko
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Kaltim PostIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Konflik Pasar Petung PPU Memanas, Pedagang Serahkan pada Penanganan Hukum

Konflik Pasar Petung PPU Memanas, Pedagang Serahkan pada Penanganan Hukum

Pedagang Pasar Petung desak Pemkab PPU dan Kejari usut tuntas pengelola terkait dugaan tunggakan PAD hingga penertiban lapak.

Pengelola Pasar Petung Respon Pedagang: Penertiban Sesuai Aturan, Senang Dilaporkan ke Polres PPU

Pengelola Pasar Petung Respon Pedagang: Penertiban Sesuai Aturan, Senang Dilaporkan ke Polres PPU

Dirut PT Benuo Penajam bantah segel ruko sepihak di Pasar Petung. Andi sebut penertiban sesuai aturan dan siap buka data di Polres PPU.

Penyegelan Toko dan Retribusi, Pengelolaan Pasar Petung Dilaporkan ke Polres PPU

Penyegelan Toko dan Retribusi, Pengelolaan Pasar Petung Dilaporkan ke Polres PPU

Penyegelan toko diduga sepihak berbuntut panjang. Pedagang Pasar Petung desak Pemkab PPU audit pengelola dan minta APH usut indikasi pungli.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer