KALTIMPOST.ID, Sebagai wujud komitmen dalam memperkuat keamanan wilayah perairan, Satuan Polisi Perairan dan Udara (Sat Polairud) Kepolisian Resor (Polres) Penajam Paser Utara (PPU) menggelar kegiatan Strong Point secara serentak di dua lokasi strategis, yaitu Pelabuhan Kelotok dan Pelabuhan Speedboat Penajam, PPU, Rabu (14/5).
Langkah proaktif ini bertujuan menghadirkan kehadiran polisi secara nyata di tengah masyarakat, terutama para pengguna transportasi air, sekaligus mencegah potensi terjadinya gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).
Dalam kegiatan yang dilaksanakan sejak pagi hingga sore hari ini, sejumlah personel Sat Polairud Polres PPU diterjunkan untuk melaksanakan serangkaian tugas pengamanan.
Fokus utama adalah melakukan penjagaan ketat di area pelabuhan, memantau secara seksama arus keluar-masuk penumpang, serta mengawasi aktivitas bongkar-muat barang di sekitar dermaga.
Kehadiran petugas berseragam diharapkan memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat yang beraktivitas di kedua pelabuhan tersebut.
Kapolres PPU, Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Andreas Alek Danantara SIK, MM, M.Tr.SOU melalui Kepala Satuan Polisi Perairan dan Udara (Kasat Polairud) Inspektur Polisi Satu (Iptu) Abiyantoro, SE, menegaskan kegiatan Strong Point ini merupakan implementasi nyata dari upaya Polres PPU dalam memelihara stabilitas keamanan dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat di wilayah perairan.
"Pelabuhan merupakan simpul transportasi penting yang memiliki tingkat mobilitas masyarakat yang tinggi. Kondisi ini berpotensi dimanfaatkan pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab untuk melakukan tindakan kriminalitas. Oleh karena itu, kehadiran personel kepolisian melalui kegiatan Strong Point ini menjadi krusial dalam mengantisipasi dan mencegah terjadinya berbagai potensi gangguan kamtibmas," kata Iptu Abiyantoro.
Dijelaskannya, selain melakukan pengamanan secara fisik, personel Sat Polairud di lapangan juga aktif memberikan imbauan-imbauan kamtibmas kepada masyarakat.
Pesan-pesan kewaspadaan terkait keamanan diri dan barang bawaan disampaikan secara humanis, dengan harapan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat untuk turut berpartisipasi dalam menjaga keamanan bersama.
“Kami tidak hanya fokus pada penjagaan dan pengawasan, tetapi juga berupaya membangun kesadaran kolektif akan pentingnya keamanan. Melalui komunikasi yang baik dengan masyarakat, kami berharap tercipta sinergi yang positif dalam menjaga kondusifitas wilayah perairan PPU,” tambahnya.
Hasil pemantauan langsung di lapangan, pelaksanaan kegiatan Strong Point berjalan dengan lancar dan kondusif.
Situasi di Pelabuhan Kelotok dan Pelabuhan Speedboat terpantau aman, tertib, dan tidak ditemukan adanya indikasi maupun potensi gangguan keamanan yang signifikan.
Masyarakat pengguna jasa pelabuhan pun menyambut baik kehadiran aparat kepolisian.
Beberapa penumpang dan pekerja pelabuhan menyampaikan apresiasi atas inisiatif Polres PPU yang dinilai memberikan rasa aman dan nyaman selama mereka beraktivitas.
“Kami merasa lebih tenang dengan adanya Bapak Polisi di sini. Biasanya agak khawatir juga kalau ramai begini, tapi sekarang jadi lebih nyaman,” kata salah seorang penumpang speedboat yang enggan disebutkan namanya.
Sat Polairud Polres PPU menegaskan bahwa kegiatan Strong Point serupa akan terus dilaksanakan secara rutin dan berkesinambungan, terutama di titik-titik perairan yang menjadi jalur utama transportasi masyarakat serta wilayah-wilayah yang dianggap rawan.
Langkah ini merupakan bagian dari strategi Polres PPU untuk menciptakan wilayah hukum yang kondusif, aman, dan memberikan kepastian bagi seluruh masyarakat, khususnya yang beraktivitas di wilayah perairan Penajam Paser Utara.
Dengan kehadiran aktif dan responsif dari Sat Polairud, diharapkan tercipta lingkungan perairan yang aman, nyaman, dan mendukung aktivitas masyarakat secara keseluruhan.
Editor : Hernawati