Utama Samarinda Balikpapan Kaltim IKN Nasional Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan Kesehatan

Lonjakan Tak Terduga, Produksi Rumput Laut PPU Melejit sejak 2020

Ari Arief • Selasa, 10 Juni 2025 | 14:47 WIB
Kepala Dinas Perikanan PPU, Rozihan Asward.
Kepala Dinas Perikanan PPU, Rozihan Asward.

KALTIMPOST.ID, Dinas Perikanan Penajam Paser Utara (PPU) melaporkan peningkatan signifikan dalam budi daya rumput laut di Kabupaten PPU.

Menurut Kepala Dinas Perikanan PPU, Rozihan Asward, produksi rumput laut terus melambung sejak tahun 2020 hingga 2024, mengindikasikan potensi ekonomi kelautan yang luar biasa di wilayah ini.

Data Dinas Perikanan PPU menunjukkan tren pertumbuhan yang konsisten, yaitu pada 2020 sebanyak 6.330 ton, tahun 2021 sebanyak 7.150 ton, tahun 2022 sebanyak 7.400 ton, tahun 2023 sebanyak 8.350 ton, tahun  2024 sebanyak 9.270 ton.

Rozihan Asward mengungkapkan bahwa sentra budi daya rumput laut di PPU berada di dua desa utama di Kecamatan Babulu, yaitu Desa Babulu Laut dan Desa Labangka. Kedua desa ini menjadi pilar utama peningkatan produksi rumput laut di PPU.

 Baca Juga: Warga Gersik, PPU, Dicekam Ngeri: Tiga Buaya Besar Teror Kolam Sumber Air Bersih

Dia mengungkapkan, bahwa Desa Babulu Laut adalah penggerak utama dengan luas lahan 1.089 hektare dengan jumlah rumah tangga pembudidaya (RTP)  436 orang. 

Produksi rumput laut tahun 2024 di desa ini mencapai 9.220 ton, hampir seluruh total produksi PPU.

Sementara itu, Desa Labangka juga berkontribusi meskipun dalam skala yang lebih kecil, yaitu luas lahan  135 hektare, jumlah RTP  58 orang, dan  produksi tahun 2024 sebanyak 50 ton.

“Secara keseluruhan, total luas lahan budi daya rumput laut di PPU mencapai 1.224 hektare dengan 494 RTP yang tersebar,” kata Rozihan Asward, Selasa (10/6).

Dinas Perikanan PPU, lanjut dia, aktif memberikan pembinaan intensif kepada kelompok-kelompok pembudi daya rumput laut (pokdakan).

 Baca Juga: 7 Sayuran Penahan Lapar yang Ampuh Bantu Diet dan Kenyang Lebih Lama

Sebanyak 39 pokdakan, yang mencakup total 494 RTP, menerima pendampingan langsung dari Dinas Perikanan.

Beberapa pokdakan yang dibina antara lain Sikamaseang, Suka Maju, Tunas Jaya, Sepakat Baru, Maju Bersama, dan Mandiri.

“Kami terus berupaya untuk mendukung para pembudidaya rumput laut melalui berbagai program dan pendampingan,” tegas Rozihan Asward.

"Peningkatan produksi ini menunjukkan keberhasilan upaya bersama antara pemerintah dan masyarakat dalam mengembangkan potensi kelautan di PPU," ujarnya.

Dikatakannya, Dinas Perikanan PPU optimistis bahwa dengan terus meningkatnya produksi, budi daya rumput laut akan menjadi salah satu sektor unggulan yang secara signifikan mendorong perekonomian masyarakat di Kabupaten PPU.

Komitmen ini diharapkan dapat menjadikan PPU sebagai produsen rumput laut terkemuka di masa depan. ***

Editor : Dwi Puspitarini
#babulu laut #DINAS PERIKANAN PPU #rumput laut Kalimantan #tren produksi rumput laut #Desa Labangka