Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

DLH Bakal Panggil Manajemen SCP, Minta Perbaikan Cepat Pompa IPAL Bocor

D
Penulis: Denny Saputra❯
Suwarso
Suwarso

KALTIMPOST.ID, SAMARINDA- Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Samarinda akan memanggil manajemen Samarinda Central Plaza (SCP) untuk memberikan penjelasan terkait upaya mitigasi dan perbaikan instalasi pengolahan air limbah (IPAL) milik mal tersebut.


Advertisement

Langkah ini diambil setelah terjadi kebocoran pompa IPAL di kompleks pusat perbelanjaan yang berlokasi di Jalan P Irian, Kecamatan Samarinda Kota, Selasa (12/11).

Plt Kepala DLH Samarinda, Suwarso, membenarkan adanya kerusakan pompa di area penampungan limbah cair. Pihaknya sudah mengecek ke lapangan, dan ditemukan memang ada kerusakan di mesin sedot yang mengarah ke IPAL. “Akibatnya, air limbah yang ditampung meluap hingga mengalir ke parit dan area parkir,” ujarnya, dikonfirmasi Rabu (12/11).

Suwarso menjelaskan, pihaknya sudah meminta manajemen SCP segera melakukan perbaikan dengan dua tahapan penanganan, yakni jangka pendek dan jangka panjang. Untuk sementara, tim teknis mal telah melakukan penyedotan manual sambil menunggu mesin pengganti dengan spesifikasi sesuai bak penampungan.

Advertisement

“Langkah darurat sudah dilakukan sejak kemarin, disedot secara manual sambil menunggu mesin penyedot yang sesuai spesifikasi datang. Limbah diarahkan sementara ke saluran IPAL yang ada,” jelasnya.

Sebagai solusi sementara, DLH juga mengizinkan penggunaan pompa portable untuk memastikan aliran limbah tetap terolah di IPAL. Bahwa pihaknya sementara ini tidak mempermasalahkan operasional mal tetap jalan, asal limbahnya tetap diolah. “Gunakan dulu pompa portable di atas, jangan pakai mesin di bawah yang rusak,” terangnya.

Dia menegaskan menjadwalkan pemanggilan manajemen SCP Kamis (13/11). DLH ingin memastikan rencana mitigasi dan jadwal perbaikan jelas agar kejadian serupa tidak terulang. “Ini harus jadi perhatian karena menyangkut pengelolaan limbah di kawasan padat pengunjung,” tegasnya.

Advertisement

DLH juga menegaskan pentingnya pengawasan rutin bagi seluruh pengelola gedung komersial di Samarinda agar sistem IPAL selalu dalam kondisi layak fungsi. “IPAL itu bukan sekadar formalitas. Kalau sampai bocor, dampaknya langsung ke lingkungan dan masyarakat sekitar,” tutupnya. (*)

 

Advertisement
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Kaltim PostIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Kaltim Terima Banpres Rp20 Miliar untuk Penanganan Karhutla, Samarinda Kebagian Peralatan

Kaltim Terima Banpres Rp20 Miliar untuk Penanganan Karhutla, Samarinda Kebagian Peralatan

Pemprov Kalimantan Timur menerima bantuan dana sebesar Rp 20 miliar dari Pemerintah Pusat melalui Banpres.

Karhutla dan Kekeringan Belum Usai, BPBD Samarinda Usulkan Perpanjangan Status Darurat   

Karhutla dan Kekeringan Belum Usai, BPBD Samarinda Usulkan Perpanjangan Status Darurat  

Bencana kebakaran hutan dan lahan (karhutla) serta kekeringan masih melanda sejumlah wilayah di Samarinda.

Bara Batu Bara Masih Berasap, BPBD Samarinda Gunakan Booster Chemical Foam

Bara Batu Bara Masih Berasap, BPBD Samarinda Gunakan Booster Chemical Foam

Kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) masih mengganggu sejumlah wilayah di Samarinda.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer