Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Jumlah Titik Insinerator di Samarinda Berkurang, Mesin Tetap 10 Unit

D
Penulis: Denny Saputra❯

PERLAHAN: Beberapa tukang terlihat memasang atap pada bangunan penunjang insinerator di Jalan Nusyirwan Ismail (ring road 2) Kelurahan Lok Bahu Kecamatan Sungai Kunjang, Kamis (13/11). (DENNY SAPUTRA)
PERLAHAN: Beberapa tukang terlihat memasang atap pada bangunan penunjang insinerator di Jalan Nusyirwan Ismail (ring road 2) Kelurahan Lok Bahu Kecamatan Sungai Kunjang, Kamis (13/11). (DENNY SAPUTRA)


Advertisement

SAMARINDA– Pemerintah Kota Samarinda menegaskan, jumlah titik pembangunan insinerator sampah komunal mengalami penyesuaian dari semula 10 menjadi sembilan lokasi. Meski begitu, jumlah mesin yang akan dipasang tetap 10 unit, karena satu titik akan menampung dua mesin sekaligus.

Plt Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Samarinda, Suwarso, menjelaskan perubahan ini dilakukan setelah tim teknis meninjau kesiapan lahan di sejumlah lokasi. Salah satunya di kawasan Jalan Nusyirwan Ismail (Ring Road 2), yang semula direncanakan berdiri satu unit.

“Di titik itu kami putuskan dua mesin ditempatkan berdampingan, karena ada satu calon lokasi lain yang berdekatan dengan sekolah yakni di Jalan Jakarta 2. Jadi demi keselamatan dan efisiensi lahan, kami konsolidasikan di situ,” jelasnya, Kamis (13/11).

Di samping itu pihaknya akan membuka peluang kerja bagi calon operator yang akan mengoperasikan mesin dalam satu shit dan penjaga keamanan dalam tiga shift. Karena estimasi sementara, satu lokasi butuh sekitar 7 sampai 8 orang. “Lima orang untuk operator dan tiga petugas keamanan dengan sistem tiga shift,” ujarnya.

Suwarso menambahkan, tahap awal masih berupa sosialisasi dengan camat di wilayah yang menjadi titik penempatan insinerator. Sementara itu, pengiriman unit mesin sudah mulai tiba di Samarinda dan sebagian sedang dirakit. “Sekitar seminggu lalu unit baru datang. Di Polder Air Hitam sudah mulai dirakit, dan ada enam lokasi lain yang juga siap dirakit. Total 10 unit sudah sampai,” terangnya.

Advertisement

Untuk mendukung operasional, DLH akan membuka rekrutmen setelah seluruh syarat teknis disiapkan bersama pihak kecamatan. Calon operator akan mendapat pelatihan intensif, meliputi pengoperasian mesin, keterampilan teknis, serta pemahaman keselamatan kerja. “Karena ini berkaitan dengan panas dan uap bertekanan tinggi, operator wajib dilatih dulu agar aman,” tegasnya.

Adapun proses rekrutmen dan pelatihan dijadwalkan berlangsung akhir November hingga Desember 2025. Di Kelurahan Baqa, Kecamatan Samarinda Seberang, pembangunan fisik insinerator juga mulai dikebut setelah lahan dinyatakan siap. “Sudah mulai mobilisasi alat berat dan pemasangan material. Targetnya semua selesai akhir tahun,” ungkapnya.

Dengan sembilan titik aktif dan sepuluh mesin insinerator yang beroperasi, Pemkot berharap kapasitas pengelolaan sampah kota bisa meningkat signifikan. “Tahap pelatihan akan digelar di Samarinda selama sepekan sebelum petugas diterjunkan. Prinsipnya, semua kami siapkan paralel agar bisa langsung jalan,” tutupnya. (*/riz)

Advertisement
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Kaltim PostIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

UINSI Siap Unjuk Gigi di OASE Nasional, Utus Delapan Delegasi Mahasiswa Berprestasi

UINSI Siap Unjuk Gigi di OASE Nasional, Utus Delapan Delegasi Mahasiswa Berprestasi

UINSI Samarinda mengirimkan delapan delegasi mahasiswa ke Olimpiade Agama, Sains, dan Riset (OASE) untuk berkompetisi di berbagai bidang.

STMIK Wicida dan Ghanesa College Matangkan Program RPL

STMIK Wicida dan Ghanesa College Matangkan Program RPL

STMIK Wicida dan Ghanesa College matangkan teknis program RPL untuk perluas akses pendidikan tinggi inklusif bagi masyarakat.

Jejak Pelarian Pembobol ATM Samarinda hingga ke Jawa Barat

Jejak Pelarian Pembobol ATM Samarinda hingga ke Jawa Barat

Polisi tangkap dua pelaku pembobolan dua ATM di Jalan Cendana, Samarinda. Kerugian Rp450 juta, pelaku diringkus di Kaltim dan Jawa Barat.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer