
KALTIMPOST.ID, SAMARINDA – STMIK Widya Cipta Dharma (Wicida) dan Ghanesa College melakukan pertemuan untuk membahas tindak lanjut kerja sama program Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL), Senin (2/11).
Humas STMIK Wicida, Pukeng, menyatakan pertemuan tersebut bertujuan untuk memperkuat hubungan kelembagaan. Kedua institusi ingin mengembangkan program pendidikan yang memberikan manfaat bagi masing-masing pihak.
Baca Juga: Konsep Pengembangan Kawasan Perdesaan Masih Digodok, DPMD Kukar Isyaratkan Dana Rp 100 Miliar
Dalam pembahasan itu, kedua belah pihak mematangkan teknis pelaksanaan program RPL. Program ini menjadi langkah strategis untuk memperluas akses masyarakat dalam menempuh pendidikan tinggi, melalui pengakuan pengalaman belajar atau kompetensi yang sudah dimiliki sebelumnya.
"Melalui pembahasan ini, STMIK WICIDA dan Ghanesa College diharapkan dapat menyelaraskan langkah serta memperkuat sinergi dalam pelaksanaan program RPL agar dapat berjalan secara optimal dan berkelanjutan," ujarnya.
Kerja sama ini sekaligus menjadi komitmen kedua institusi dalam menghadirkan kesempatan pendidikan tinggi yang lebih inklusif. STMIK Wicida berharap kolaborasi ini dapat memberikan kontribusi positif serta manfaat nyata bagi masyarakat luas.
Bagi masyarakat yang ingin mendapatkan informasi lebih lanjut, silakan mengunjungi laman resmi www.wicida.ac.id atau pmb.wicida.ac.id. Informasi juga tersedia melalui akun media sosial resmi STMIK Widya Cipta Dharma di Facebook, Instagram @stmik.wicida, dan YouTube. (*)
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!




