Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

"Semua Pengajuan Kami Tolak", Tak Ada Kembang Api di Malam Tahun Baru di Samarinda

Eko Pralistio
Penulis: Eko Pralistio❯
Kapolresta Samarinda Kombes Pol Hendri Umar
Kapolresta Samarinda Kombes Pol Hendri Umar

 


Advertisement

  

KALTIMPOST.ID, SAMARINDA–Warga Samarinda yang biasa merayakan malam pergantian tahun dengan pesta kembang api tampaknya harus mengubah rencana.

Tahun ini, Polresta Samarinda memastikan tidak ada pesta kembang api di sejumlah titik keramaian.

Advertisement

Kapolresta Samarinda Kombes Pol Hendri Umar menegaskan, kebijakan tersebut merupakan bentuk keprihatinan atas bencana yang masih melanda sejumlah daerah di Indonesia, khususnya Sumatra Utara, Sumatra Barat, dan Aceh.

“Sudah saya sampaikan kepada seluruh anggota dan masyarakat, tahun ini tidak menyelenggarakan peringatan pergantian tahun dengan aksi-aksi yang terlalu pesta atau berlebihan,” kata Hendri, Selasa (30/12).

Perwira berpangkat melati tiga itu menyebut, sejumlah lokasi yang biasanya menjadi pusat keramaian malam tahun baru tetap menjadi fokus pengamanan, seperti Teras Samarinda, Jembatan Acmad Amins hingga kawasan Jalan Lambung Mangkurat.

Advertisement

Namun, berbeda dari tahun-tahun sebelumnya, lanjut dia, Polresta Samarinda menolak seluruh permohonan pesta kembang api. Kebijakan itu sejalan dengan arahan langsung Kapolri. “Kapolri sudah menyampaikan, tahun ini tidak ada pesta perayaan kembang api. Semua rekomendasi pengajuan sudah kami tolak,” tegas Hendri.

Penolakan itu berlaku untuk seluruh pihak, termasuk hotel dan pusat hiburan yang selama ini rutin menggelar pesta kembang api, seperti Hotel Aston, Mercure, dan FUGO. “Sudah kami sampaikan ke pihak-pihak tersebut dan alhamdulillah semuanya sangat paham dan menyadari,” ujarnya.

Sebagai gantinya, Hendri menyebut perayaan malam pergantian tahun akan diisi dengan doa bersama. Kegiatan tersebut akan digelar di sejumlah titik, seperti Teras Samarinda, Islamic Center, hingga di wilayah masing-masing polsek. “Nanti camat, danramil, dan kapolsek akan melaksanakan doa bersama, serta juga melibatkan ormas,” jelas Hendri.

Namun, Hendri menegaskan masyarakat tetap diperbolehkan merayakan tahun baru, namun diminta tidak berlebihan. “Kalau ada sedikit perayaan silakan, tapi tidak dengan euforia yang berlebihan,” pungkasnya. (*)

Advertisement
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Kaltim PostIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

CIMB Niaga Samarinda Fokus Kredit Sawit dan Otomotif

CIMB Niaga Samarinda Fokus Kredit Sawit dan Otomotif

Bidik sektor sawit dan otomotif, pangsa pasar CIMB Niaga di Samarinda naik menjadi 3,8 persen. Simak strategi pertumbuhannya.

Begini Kronologi Uang Ratusan Juta Raib, Pelaku Beraksi di NTT, Balikpapan hingga Samarinda

Begini Kronologi Uang Ratusan Juta Raib, Pelaku Beraksi di NTT, Balikpapan hingga Samarinda

Dua spesialis pembobol mesin ATM di Samarinda diringkus polisi setelah gasak uang Rp 433,5 juta. Simak kronologi aksi dan penangkapan.

Pencuri Komponen Speedboat di Samarinda Ternyata Pembunuh, Begini Kronologinya

Pencuri Komponen Speedboat di Samarinda Ternyata Pembunuh, Begini Kronologinya

Polisi tangkap pelaku pembunuhan buruh lepas di Dermaga Speedboat Samarinda. Motif sakit hati usai dituduh mencuri BBM. Simak fakta.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer