Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Terminal Multipurpose Dirancang di Palaran, Dishub Paparkan Dua Opsi Titik Lokasi

M
Penulis: M Hafiz Alfaruqi❯
RELOKASI: Pelabuhan Samarinda di Jalan Yos Sudarso rencananya akan dipindahkan aktivitasnya ke Kecamatan Palaran melalui pembangunan terminal multipurpose. HAFIZ/KP
RELOKASI: Pelabuhan Samarinda di Jalan Yos Sudarso rencananya akan dipindahkan aktivitasnya ke Kecamatan Palaran melalui pembangunan terminal multipurpose. HAFIZ/KP

 


Advertisement

KALTIMPOST.ID, SAMARINDA–Dinas Perhubungan (Dishub) mulai mematangkan rencana pembangunan terminal multipurpose sebagai bagian dari upaya pemindahan aktivitas pelabuhan dari kawasan Jalan Yos Sudarso ke Kecamatan Palaran.

Dalam pembahasan yang digelar Selasa (27/1), Dishub memaparkan sejumlah opsi titik lokasi yang dinilai strategis dan berpotensi mendongkrak Pendapatan Asli Daerah (PAD).

“Akses jalan akan dipilih yang paling efisien, dengan dampak sosial paling kecil. Itu penting karena kendaraan yang keluar-masuk nanti adalah kendaraan besar,” jelasnya.

Advertisement

Kebutuhan lahan yang luas, lanjutnya tidak terlepas dari rencana pembangunan berbagai fasilitas penunjang. Di antaranya gudang, container yard, serta fasilitas jasa dan bisnis kepelabuhanan lainnya yang menunjang fungsi terminal multipurpose.

Secara fungsi, terminal tersebut dirancang bersifat multifungsi. Tidak hanya melayani kapal barang, tetapi juga kapal tangki hingga kapal pengangkut batu bara. Namun, pelayanan penumpang tetap di Pelabuhan Palaran yang berada di sekitar Terminal Peti Kemas (TPK) Palaran. “Namanya terminal multipurpose, jadi bisa melayani berbagai jenis kapal. Tapi untuk penumpang tetap di Palaran,” tegasnya.

Advertisement

Terkait pengelolaan, Dishub memastikan terminal tersebut tidak menggunakan pembiayaan APBD secara penuh. Skema pendanaan direncanakan melibatkan pihak ketiga melalui kerja sama, bahkan memungkinkan menggunakan pola tripartit.

“Nanti tergantung arahan wali kota. Bisa saja investor pihak ketiga, pemerintah kota berperan dalam pembangunan akses jalan, dan ada operator pelabuhan tersendiri,” paparnya.

Untuk lokasi, Manalu memastikan terminal multipurpose akan dibangun di Palaran. Namun, masih terdapat dua opsi titik yang akan dikaji lebih lanjut. Salah satu opsi lainnya adalah Jika pembangunan jetty yang menjorok ke sungai, yang masih perlu diteliti apakah berpotensi mengganggu alur pelayaran atau tidak.

“Kami akomodir dulu dua opsi ini. Mana yang paling baik, nanti ditentukan oleh wali kota berdasarkan pertimbangan teknis,” pungkasnya. (*)

Advertisement
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Kaltim PostIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Tarif Bandara dan Pelabuhan: MTI Kaltim Dorong Diskon Off-Peak

Tarif Bandara dan Pelabuhan: MTI Kaltim Dorong Diskon Off-Peak

Tingginya harga tiket pesawat menuntut pemerintah mengambil solusi tepat dan akurat. Hal itu juga harus selaras dengan perkembangan daerah.

Operasional Penyeberangan Merak–Bakauheni Tetap Normal di Tengah Erupsi Gunung Anak Krakatau

Operasional Penyeberangan Merak–Bakauheni Tetap Normal di Tengah Erupsi Gunung Anak Krakatau

Layanan penyeberangan Merak-Bakauheni tetap berjalan normal di tengah erupsi Anak Krakatau. ASDP imbau warga tetap tenang.

DPRD PPU Sidak Tata Kelola Pelabuhan, Soroti Penertiban Tarif hingga Fasilitas Keselamatan

DPRD PPU Sidak Tata Kelola Pelabuhan, Soroti Penertiban Tarif hingga Fasilitas Keselamatan

Ketua DPRD PPU Raup Muin melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke tiga lokasi pelabuhan.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer