Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Sidak Bapokting hingga Elpiji Tabung Melon di Samarinda, Pasokan Beras Minta Ditambah

M
Penulis: M Hafiz Alfaruqi❯
SIDAK: Wakil Wali Kota Samarinda Saefuddin Zuhri mengecek takaran BBM saat sidak bapokting di SPBU Jalan Urip Sumohardjo, Kamis (12/2). Hafiz/KP
SIDAK: Wakil Wali Kota Samarinda Saefuddin Zuhri mengecek takaran BBM saat sidak bapokting di SPBU Jalan Urip Sumohardjo, Kamis (12/2). Hafiz/KP

 


Advertisement

KALTIMPOST.ID, SAMARINDA–Menjelang Ramadan 1447 Hijriah, Pemkot Samarinda bergerak cepat. Wakil Wali Kota Samarinda, Saefuddin Zuhri bersama forkopimda dan perangkat daerah terkait turun  inspeksi mendadak (sidak) bahan pokok dan barang penting (bapokting), Kamis (12/2).

Beberapa titik yang dikunjungi antara lain SPBU Pertamina 64.751.14 di Jalan Urip Sumoharjo, serta Toko Dermaga di Jalan Yos Sudarso, Kecamatan Samarinda Kota, yang merupakan distributor beras di  Samarinda.

Di lokasi tersebut, Saefuddin memastikan takaran bahan bakar minyak (BBM), khususnya solar, masih dalam ambang batas aman. Pengecekan dilakukan dengan melihat langsung hasil pengukuran serta kondisi segel mesin pengisian.

Advertisement

“Kalau kami lihat, isinya masih di ambang batas aman. Memang ada selisih kecil, tapi itu wajar karena faktor teknis. Tidak ada perubahan atau akal-akalan. Segel mesin pengisian BBM juga aman,” tegasnya, Kamis (12/2).

Selisih atau deviasi kecil dalam pengisian merupakan hal yang lazim terjadi secara teknis. Namun, hasil pengecekan menunjukkan angka deviasi sangat kecil dan masih sesuai ketentuan.

Menanggapi adanya laporan kecurigaan warga terkait takaran solar, Saef memastikan SPBU yang diperiksa tidak ditemukan pelanggaran. “Yang kami cek aman. Tidak ada masalah. Selisihnya sangat kecil, nol koma sekian, dan itu masih batas wajar,” ujarnya.

Advertisement

Selain BBM, sidak juga menyasar elpiji 3 kilogram di SPBU tersebut. Saefuddin mengakui masih ditemukan selisih berat pada tabung kosong. Dia meminta pengelola melakukan penimbangan ulang terhadap tabung berisi untuk memastikan beratnya sesuai ketentuan.

“Tadi sudah saya sampaikan, kalau sudah terisi tolong ditimbang dan didokumentasikan. Pastikan benar-benar 3 kilo atau sesuai ketentuan. Yang 5 kilo juga begitu. Tapi secara umum aman,” kata Saefuddin.

Pemantauan juga dilakukan terhadap stok beras dan gula. Di Toko Dermaga sebagai distributor beras, rombongan mendapati adanya kendala pasokan dari luar pulau akibat faktor cuaca dan gelombang tinggi.

“Biasanya satu kapal bisa membawa tiga kontainer, sekarang hanya satu demi keselamatan pelayaran. Tapi kami minta distributor menambah kuota kiriman untuk Samarinda,” jelasnya.

Meski ada kendala distribusi, Saef memastikan masih sesuai harga eceran tertinggi (HET) dan belum ada lonjakan signifikan. “Kalau kenaikan harga, tadi kita cek masih sesuai HET,” pungkasnya. (*)

Advertisement
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Kaltim PostIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Pangkas Rantai Distribusi, Pemkot Balikpapan Gelar Gerakan Pangan Murah 3 Hari

Pangkas Rantai Distribusi, Pemkot Balikpapan Gelar Gerakan Pangan Murah 3 Hari

Pemkot Balikpapan menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) di Halaman Balai Kota Balikpapan selama tiga hari

Update Harga Bapokting di PPU, Bawang Merah dan Daging Ayam Melonjak, Cabai Rawit Justru Turun

Update Harga Bapokting di PPU, Bawang Merah dan Daging Ayam Melonjak, Cabai Rawit Justru Turun

Berdasarkan data Disketapang PPU per 14 Juli 2026, harga bawang merah & ayam ras melonjak, sementara cabai rawit dan beras premium turun.

Harga Pangan di PPU Relatif Stabil, Cabai Rawit Merah Alami Kenaikan Tertinggi

Harga Pangan di PPU Relatif Stabil, Cabai Rawit Merah Alami Kenaikan Tertinggi

Berdasarkan pendataan Disketapang PPU harga bahan pokok penting awal Juni ini terpantau stabil.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer