Polisi Bongkar Modus Perampok Bengkuring, Ganti Penampilan Empat Kali dalam Semalam

SAMARINDA – Aksi perampokan disertai kekerasan yang sempat menggegerkan kawasan Bengkuring akhirnya berhasil diungkap jajaran Polresta Samarinda. Polisi membongkar modus pelaku yang sengaja berganti penampilan hingga tiga sampai empat kali dalam satu malam untuk mengelabui petugas saat menjalankan aksinya.
Kasat Reskrim Polresta Samarinda, Kompol Rahmat Aribowo, mengatakan pelaku utama berinisial DY (23) selalu mengganti pakaian setiap berpindah lokasi. Mulai dari mengenakan jaket, masker, penutup kepala hingga jilbab, kemudian kembali berganti pakaian usai beraksi.
"Pelaku ini setiap dalam perjalanannya mencari sasaran selalu berubah penampilan. Dalam satu malam bisa tiga sampai empat kali berganti pakaian. Mulai berpakaian lengkap, memakai masker, jumper, bahkan jilbab. Setelah selesai beraksi dia ganti lagi pakaiannya dan dimasukkan ke dalam ransel. Itu yang membuat anggota cukup kesulitan mengidentifikasi pelaku selama penyelidikan," ujarnya saat konferensi pers di Polsek Sungai Pinang, Selasa (7/7).
Selain menyamarkan identitas, DY juga memiliki pola khusus dalam memilih target. Ia lebih dulu mengamati kondisi toko yang akan disasar. Apabila tidak terdapat sepeda motor di depan bangunan, pelaku menganggap tidak ada petugas keamanan sehingga toko diperkirakan kosong.
Setelah menentukan sasaran, sepeda motor diparkir cukup jauh dari lokasi. Pelaku kemudian berjalan kaki sambil membawa linggis untuk membobol bangunan.
"Menurut pelaku, kalau di depan toko tidak ada motor berarti tidak ada sekuriti. Kendaraannya diparkir jauh, kemudian dia berjalan kaki menuju lokasi," kata Rahmat.
DY ditangkap setelah penyelidikan intensif yang dilakukan Polsek Sungai Pinang bersama Tim Jatanras Satreskrim Polresta Samarinda. Dari hasil pemeriksaan, pelaku mengaku telah melakukan sedikitnya enam aksi pencurian dan pembobolan toko dalam kurun tiga bulan terakhir.
Beberapa lokasi yang diakui antara lain Toko Anas di Jalan Bengkuring Raya, Alfamidi kawasan Padat Karya, dua kali pembobolan MM Iwan Mart, serta toko perlengkapan bayi Cilukba di Bengkuring. Polisi masih membuka kemungkinan adanya korban lain dengan modus serupa.
"Kalau ada masyarakat yang pernah mengalami pencurian dengan modus hampir sama di sekitar Bengkuring, silakan melapor karena masih kami kembangkan," ujarnya.
Dalam pengungkapan kasus tersebut, polisi menyita sejumlah barang bukti berupa satu unit sepeda motor Honda Vario, linggis, pisau dapur, helm, tas ransel, beberapa jaket, senter, obeng, pinset, hingga dompet yang digunakan saat beraksi.
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!




