Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Pasar Pagi Samarinda Sepi, Pemkot Siapkan Eskalator Outdoor pada 2027

M
Penulis: M Hafiz Alfaruqi❯
DIANGGARKAN: Eskalator outdoor direncanakan untuk mengatasi keluhan tangga Pasar Pagi yang dinilai terlalu tinggi. (HAFIZ/KP)
DIANGGARKAN: Eskalator outdoor direncanakan untuk mengatasi keluhan tangga Pasar Pagi yang dinilai terlalu tinggi. (HAFIZ/KP)

Advertisement

SAMARINDA – Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda menyiapkan sejumlah langkah untuk mendongkrak kunjungan ke Pasar Pagi di Jalan Jenderal Sudirman, Kecamatan Samarinda Kota. Salah satu yang disiapkan adalah pembangunan eskalator outdoor untuk mengatasi akses menuju pasar delapan lantai tersebut.

Asisten II Sekretariat Daerah Kota Samarinda Marnabas Patiroy mengatakan, akses menjadi salah satu persoalan yang dikeluhkan masyarakat. Tangga menuju bangunan dinilai terlalu tinggi sehingga menyulitkan pengunjung.

Karena itu, Pemkot berencana membangun eskalator yang ditempatkan di luar bangunan. Fasilitas tersebut dirancang seperti eskalator yang umum dijumpai di bandara.

Advertisement

“Ada rencana yang di luar itu, yang dikeluhkan masyarakat karena tangganya terlalu tinggi. Kita akan bikin eskalator berjalan, seperti di bandara. Jadi outdoor,” ujar Marnabas, Kamis (3/9).

Pasar Pagi sebenarnya telah dilengkapi lift. Namun, fasilitas tersebut belum banyak dimanfaatkan masyarakat, termasuk pedagang, yang masih merasa kurang nyaman menggunakannya.

Advertisement

Selain memperbaiki akses, Pemkot juga mempertimbangkan penataan ulang posisi pedagang, khususnya yang menjual komoditas basah. Produk seperti ikan yang saat ini berada di lantai atas dinilai kurang strategis dan diupayakan dipindahkan ke lantai yang lebih rendah.

“Penjualan di lapak basah, seperti ikan, sekarang di atas. Nanti kita carikan lokasi yang lebih di bawah,” katanya.

Marnabas menyebut pembangunan eskalator ditargetkan masuk dalam pengajuan anggaran 2027. Penyesuaian juga akan dilakukan terhadap desain dan tata ruang Pasar Pagi agar lebih sesuai dengan kebutuhan masyarakat.

“Eskalator itu diprediksi 2027, kita ajukan anggarannya. Jadi ada beberapa yang memang harus kita ubah desainnya mengikuti kemauan masyarakat Samarinda,” pungkasnya.

Advertisement
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Kaltim PostIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Awasi 134 Ribu Penerima Manfaat MBG, Pemkot Samarinda Matangkan Satgas dan Dashboard Khusus

Awasi 134 Ribu Penerima Manfaat MBG, Pemkot Samarinda Matangkan Satgas dan Dashboard Khusus

Pemkot Samarinda mulai mematangkan pembentukan Satuan Tugas (Satgas) Penyelenggaraan dan Pengawasan program Makan Bergizi Gratis (MBG)

Duta Genre Diminta Fokus Tekan Tiga Masalah Remaja

Duta Genre Diminta Fokus Tekan Tiga Masalah Remaja

Pelantikan Duta Generasi Berencana (Genre) Samarinda menjadi momentum memperkuat peran remaja dalam menghadapi berbagai persoalan sosial

Seleksi Calon Pimpinan Baznas Samarinda Masuk Tahap Verifikasi Lapangan

Seleksi Calon Pimpinan Baznas Samarinda Masuk Tahap Verifikasi Lapangan

Seleksi calon pimpinan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Samarinda memasuki tahapan lanjutan.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer