Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Segel Proyek RSUD Aji Muhammad Salehuddin II Samarinda Segera Dibuka

M
Penulis: M Hafiz Alfaruqi❯
Pemkot Samarinda dan Pemprov Kaltim sepakat melanjutkan proyek RS Korpri dengan kajian ulang pengendalian banjir. Segel segera dicabut, pekerjaan fisik dilakukan bertahap. (HAFIZ ALRAFUQI/KALTIM POST)
Pemkot Samarinda dan Pemprov Kaltim sepakat melanjutkan proyek RS Korpri dengan kajian ulang pengendalian banjir. Segel segera dicabut, pekerjaan fisik dilakukan bertahap. (HAFIZ ALRAFUQI/KALTIM POST)

Advertisement

 

KALTIMPOST.ID, SAMARINDA - Proyek pembangunan RSUD Aji Muhammad Salehuddin II atau RS Korpri di Jalan KH Wahid Hasyim, Samarinda, dipastikan berlanjut. Kepastian ini muncul setelah Pemkot Samarinda dan Pemprov Kaltim menyepakati penanganan dampak lingkungan serta sistem mitigasi banjir di lokasi tersebut.

Kesepakatan tersebut tertuang dalam berita acara resmi yang ditandatangani kedua belah pihak pada Senin (26/10). Langkah ini merupakan tindak lanjut dari rapat koordinasi antara Wali Kota Samarinda Andi Harun dan jajaran terkait pada Jumat (23/10).

Advertisement

Kepala Dinas Kesehatan Kaltim, Andi Muhammad Ishak, menyatakan bahwa penandatanganan tersebut menjadi dasar pencabutan segel proyek. Pihaknya kini hanya menunggu Dinas Lingkungan Hidup Samarinda untuk membuka segel di lapangan.

"Dengan ditandatanganinya berita acara ini, insya Allah penangguhan ataupun segel akan segera dibuka dan dicabut. Sehingga kami sudah bisa melaksanakan kegiatan lanjutannya dengan catatan mengikuti kesepakatan yang sudah dibuat," ujar Andi, Senin (26/10).

Terkait risiko banjir, kedua pihak sepakat menggunakan dua alternatif teknis. Pilihannya adalah membangun kolam retensi baru di sekitar lokasi atau mengoptimalkan sistem kanal yang sudah ada.

Andi menjelaskan konsep tersebut telah disetujui. Pihaknya kini memiliki ruang untuk memilih metode paling efektif guna mencegah berkurangnya area resapan air.

Selain aspek teknis, Pemprov Kaltim diminta segera melengkapi administrasi perizinan. Pemkot Samarinda berkomitmen mendukung penyelesaian perizinan tersebut agar pembangunan berjalan lancar.

Kegiatan fisik di lapangan akan dilakukan secara bertahap. Tahun ini, fokus pengerjaan diarahkan pada penguatan bangunan lama yang retak serta pemasangan tiang pancang bangunan baru.

Dinas PUPR memperkirakan pengerjaan tahun ini baru mencakup seperempat hingga sepertiga dari total kebutuhan pancang. Hal ini disesuaikan dengan ketersediaan anggaran yang ada saat ini.

Advertisement
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Kaltim PostIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Bukan Sekadar Kerja Bakti dan Tanam Pohon, Ini Pesan Penting Kapolda Kaltim

Bukan Sekadar Kerja Bakti dan Tanam Pohon, Ini Pesan Penting Kapolda Kaltim

Kapolda Kaltim Irjen Pol Endar Priantoro memimpin kerja bakti bersihkan drainase di Balikpapan sebagai langkah antisipasi banjir.

Proyek Aji Muhammad Salehuddin II Berlanjut, Warga Harap Mitigasi Banjir

Proyek Aji Muhammad Salehuddin II Berlanjut, Warga Harap Mitigasi Banjir

Pemkot Samarinda resmi mencabut penghentian proyek RSUD Aji Muhammad Salehuddin II setelah sepakat membangun polder pengendali banjir.

Pemkot Samarinda Hitung Ulang Tampungan Air RSUD AMS II, Lanjutan Proyek Tunggu Kesepakatan

Pemkot Samarinda Hitung Ulang Tampungan Air RSUD AMS II, Lanjutan Proyek Tunggu Kesepakatan

Kelanjutan pembangunan Rumah Sakit (RSUD) Aji Muhammad Salehuddin II  (AMS II) di Jalan Wahid Hasyim, Kelurahan Sempaja Selatan

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer