Polemik Lapak Nusantara Fest, Varia Niaga Siap Bertanggung Jawab

KALTIMPOST.ID, SAMARINDA – Polemik pembongkaran lebih awal lapak bazar Nusantara Fest 2026 di Teras Samarinda Tahap I akhirnya menemui titik terang. Perumda Varia Niaga selaku pengelola menyatakan siap bertanggung jawab atas persoalan yang terjadi pada 27 September lalu.
Penyelesaian tersebut dicapai melalui rapat dengar pendapat (RDP) yang difasilitasi DPRD Kota Samarinda, Rabu (28/10). Pertemuan itu mempertemukan pihak penyelenggara acara (EO), pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), Perumda Varia Niaga, serta Pemerintah Kota Samarinda.
Direktur Utama Perumda Varia Niaga Syamsuddin Hamade menyambut baik hasil pertemuan tersebut. Pihaknya berkomitmen memperbaiki pola kerja sama ke depan agar Teras Samarinda tetap menjadi destinasi wisata yang nyaman bagi masyarakat dan komunitas.
Baca Juga: Dua Pelajar Berau Buktikan Kemampuan di Olimpiade Matematika dan Sains, Siap Bersaing di Jakarta
"Kami bersyukur bisa bertemu dan hari ini kita membahas tentang kejadian kemarin terkait pelarangan UMKM. Kami sudah mendapat solusi agar ke depannya bisa lebih bekerja sama dengan baik lagi," ujar Syamsuddin, Rabu (28/10).
Terkait tuntutan ganti rugi yang diajukan pihak UMKM, Syamsuddin menegaskan setiap pihak harus menghormati kontrak dan menjalankan tanggung jawab masing-masing. Perumda Varia Niaga kini berkoordinasi lebih lanjut dengan penyelenggara acara untuk membahas detail kompensasi tersebut.
"Semua dengan posisinya masing-masing untuk bertanggung jawab, terutama Perumda Varia Niaga," jelasnya.
Untuk operasional UMKM ke depan, Perumda Varia Niaga berencana mengusulkan revisi kontrak kepada Pemerintah Kota Samarinda. Langkah ini dilakukan untuk mengakomodasi keterlibatan lebih banyak pelaku usaha lokal dalam berbagai kegiatan di Teras Samarinda.
Sementara itu, perwakilan penyelenggara dari Juragan Entertainment, Rodi Arianto, menyatakan telah tercapai kesepakatan dalam pertemuan tersebut. Meski jadwal kegiatan di Teras Samarinda akan disusun ulang, pihaknya memastikan penyelenggaraan acara tetap berjalan.
"Alhamdulillah sudah ada kesepakatan. Untuk di Teras Samarinda event tetap berjalan, namun untuk sementara waktu belum bisa didukung oleh UMKM," ungkapnya. (*)
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!




